PEMALANG, AMKmedianews.com — Roda pemerintahan Kabupaten Pemalang resmi memasuki babak baru. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., melantik Bagus Sutopo, S.STP., M.A.P., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang yang baru. Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan ini berlangsung secara khidmat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat siang, 10 Juli 2026.
Acara krusial ini dihadiri oleh jajaran lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga para camat se-Kabupaten Pemalang. Pengangkatan ini menjadi sorotan publik karena posisi Sekda merupakan motor penggerak utama dalam mengeksekusi kebijakan daerah.
Sebelum menduduki kursi tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di Pemalang, Bagus Sutopo memiliki modal kepemimpinan yang matang. Ia tercatat menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pemalang sejak awal tahun 2026. Rekam jejak tersebut dinilai menjadikannya paham betul mengenai peta tantangan internal pemerintahan.
Bupati Anom Widiyantoro dalam pidatonya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi seremonial atau pengisian jabatan struktural yang kosong. Kebijakan ini adalah langkah taktis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mendongkrak mutu pelayanan publik, serta menguji akselerasi pembangunan di Pemalang.
”Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran yang sangat strategis sebagai jembatan yang efektif antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah. Amanah yang diemban ini berat, menuntut adanya integritas tinggi, profesionalisme, serta kepemimpinan yang kolaboratif,” tegas Anom Widiyantoro.
Fokus Utama: Genjot IPM dan Dobrak Keterbatasan Fiskal
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Endro Johan Kusuma. Penghargaan diberikan atas dedikasi dan komitmen luar biasa yang telah ditunjukkan selama mengemban tugas sebagai Penjabat (Pj.) Sekda Kabupaten Pemalang sebelum transisi ini dilakukan.
Tantangan nyata kini berada di pundak Bagus Sutopo. Bupati memaparkan kondisi riil daerah yang sedang menghadapi keterbatasan kapasitas fiskal serta tuntutan digitalisasi yang mendesak. Satu hal yang menjadi perhatian serius manajemen daerah adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengingat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang saat ini masih tertahan di angka 69,47.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Bupati menginstruksikan Sekda yang baru agar segera mengimplementasikan konsep fondasi birokrasi SOUL (Speed, Organized, Universal, dan Linkage). Formula ini diharapkan melahirkan kultur ASN yang cepat, adaptif, berorientasi hasil, serta memegang teguh nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
Tinggalkan Ego Sektoral, Dorong Pembiayaan Kreatif
Lebih lanjut, Bupati meminta Sekda untuk merangkul seluruh kepala perangkat daerah agar bergerak serentak dalam satu visi. Menghadapi keterbatasan anggaran, optimalisasi skema creative financing (pembiayaan kreatif) di luar APBD murni harus segera didorong demi memastikan program-program strategis kemasyarakatan tidak mandek.
Akselerasi transformasi digital juga menjadi harga mati. Sistem pelayanan publik berbasis teknologi harus diintegrasikan secara menyeluruh agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang transparan, mudah, dan bebas dari pungutan liar.
Bupati mengajak seluruh jajaran ASN di Pemalang untuk membuang jauh-jauh ego sektoral dan memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru dilantik. Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru dalam mewujudkan Kabupaten Pemalang yang maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan.( Joko Longkeyang)















