banner 728x250

Perkuat Rantai Pasok, Puluhan Pengusaha Konveksi Pemalang Resmikan Wadah ‘Pakopen’

  • Bagikan

PEMALANG, AMKMEDIANEWS.COM — Tantangan bahan baku, arus tren busana yang serpacepat, hingga tuntutan pemasaran digital kini tak lagi harus dipikul sendiri oleh para perajin tekstil di Kabupaten Pemalang. Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) resmi mendeklarasikan lahirnya Paguyuban Pengusaha Konveksi Pemalang (Pakopen) di salah satu rumah makan di Kecamatan Comal, Minggu (26/7/2026).

​Acara pengukuhan yang dihadiri Wakil Bupati Pemalang beserta jajaran Forkopimcam Comal ini berlangsung hangat, dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara jajaran pemerintah daerah dan para pengrajin.

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pemalang menyoroti realitas keras yang saban hari dihadapi para pelaku usaha konveksi—mulai dari memutar otak demi menutup gaji karyawan, memastikan rantai pasok bahan baku tak terputus, hingga mengamati pergeseran selera konsumen di media sosial.

​”Menjadi pelaku usaha itu tidak mudah. Di balik bisnis yang tampak berjalan lancar, ada perjuangan luar biasa yang jarang terlihat. Karena itu, lahirnya Pakopen menjadi momentum penting. Usaha akan jauh lebih tangguh jika dibangun atas dasar kolaborasi,” ujar Wakil Bupati di hadapan para peserta.

​Membaca Peluang Digital dan Dialog Interaktif

​Pemerintah Daerah menegaskan bahwa disrupsi digital, keberadaan marketplace, dan tren belanja via media sosial mestinya dinavigasi sebagai peluang ekspansi, bukan ancaman. Produk tekstil buatan Pemalang dinilai punya standar kualitas yang sanggup bersaing dengan kawasan industri sandang lainnya di Indonesia.

​Sesi berlanjut ke tahap dialog terbuka. Para pengusaha memanfaatkan ruang diskusi ini untuk menyampaikan aspirasi seputar kebutuhan pelatihan keterampilan, kemudahan akses permodalan, hingga pembukaan jejaring pemasaran yang lebih luas.

​Menanggapi hal tersebut, Pemkab Pemalang berkomitmen menjadikan Pakopen sebagai mitra strategis. Pemerintah siap memfasilitasi program-program peningkatan kapasitas SDM serta menjembatani akses dengan sektor perbankan dan akademisi.

​Melalui peresmian ini, Pakopen diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, melainkan motor penggerak ekosistem tekstil lokal yang adaptif, inovatif, dan mampu menembus pasar nasional.( AJS).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *