banner 728x250

Diduga Jadi Korban Kekerasan Kakak Kelas, Siswa SMPN 4 Randudongkal Meninggal Dunia

  • Bagikan

PEMALANG|amkmedianews.com– Duka mendalam menyelimuti warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Seorang siswa SMP Negeri 4 Randudongkal bernama Ahmad Al Fian meninggal dunia pada Minggu malam (2/8/2026) setelah sempat menjalani perawatan medis. Kematian remaja tersebut memicu keprihatinan publik lantaran muncul dugaan kuat bahwa korban sempat mengalami kekerasan fisik oleh sesama siswa.

​Informasi mengenai meninggalnya korban yang bertempat tinggal di Dusun Legok, RT 07/RW 01, Desa Semingkir ini mendadak tular dan menjadi perbincangan hangat warga, termasuk di jejaring media sosial lokal.

​Sebelum mengembuskan napas terakhir, Ahmad Al Fian sempat dilarikan dan mendapat perawatan intensif di RS Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal sejak Minggu (2/8/2026). Setelah dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam, jenazah sempat dibawa ke rumah duka sekitar pukul 21.00 WIB.

​Namun, pada Senin pagi (3/8/2026), pihak kepolisian membawa kembali jenazah korban ke rumah sakit guna menjalani proses autopsi. Langkah ini diambil untuk memastikan penyebab medis atas kematian korban menyusul beredarnya spekulasi mengenai dugaan perundungan (bullying) atau kekerasan oleh kakak kelasnya.

​Kepala Desa Semingkir, Imam Purkendi, membenarkan kabar duka yang menimpa salah satu warganya tersebut. Saat dikonfirmasi, Imam menyampaikan bahwa dirinya turut mendampingi proses penanganan sejak malam hari.

​”Iya betul meninggal. Maaf saya juga baru pulang jam 5 pagi dari rumah almarhum untuk melayani dari pihak Polsek dan Polres. Kalau mengenai akibat kematiannya apakah dari perundungan atau bukan, saya tidak berhak menyimpulkan karena penanganan sepenuhnya sudah ditangani Polres Pemalang,” ujar Imam Purkendi, Senin (3/8/2026).

​Imam menambahkan bahwa kondisi keluarga, khususnya ibu korban, saat ini masih sangat terpukul atas musibah tersebut sehingga belum memungkinkan untuk diminta keterangan lebih jauh.

​Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polsek Randudongkal bersama Satreskrim Polres Pemalang masih melakukan penyelidikan mendalam (lidik) serta mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *