banner 728x250

Gebrakan Hardiknas 2026: Pemalang Siapkan Sekolah Rakyat untuk Pendidikan Inklusif

  • Bagikan

AMKMedianews.com, Pemalang – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dijadikan Pemerintah Kabupaten Pemalang sebagai titik balik penguatan kolaborasi pendidikan. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan akses belajar yang setara melalui inovasi pendidikan inklusif bagi seluruh warganya.

​Pernyataan tersebut disampaikan Bupati usai memimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2026 yang berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (2/5/2026). Ia menekankan bahwa sinergi adalah kunci utama dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di daerah.​”Hardiknas tahun ini harus menjadi penguat bagi kita semua. Tidak boleh ada ego sektoral. Kita harus berkolaborasi untuk memastikan pendidikan yang inklusif benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegas Anom Widiyantoro.

​Dongkrak IPM Lewat Tiga Pilar Utama

​Bupati menjelaskan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi target besar pemerintah daerah. Pembangunan ini, menurutnya, tidak bisa berdiri sendiri melainkan ditopang oleh tiga aspek vital: pendidikan, kesehatan, dan daya beli.

​Dalam upaya meningkatkan daya beli, Pemkab Pemalang terus menggulirkan kebijakan pro-investasi. Tujuannya jelas, yakni membuka lapangan kerja seluas-luasnya guna memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat lokal.

​Di sektor kesehatan, fokus utama tertuju pada percepatan penurunan angka stunting. Melalui penguatan layanan Posyandu dan integrasi program tingkat provinsi, Pemalang berupaya menjamin kesehatan generasi masa depan sejak dini.

​Solusi Sekolah Rakyat untuk Tekan Angka Putus Sekolah

​Satu poin penting yang menjadi sorotan dalam Hardiknas ke-67 ini adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Program ini diproyeksikan menjadi solusi konkret untuk menekan angka anak tidak sekolah (ATS) maupun angka putus sekolah di Kabupaten Pemalang.”Pendidikan adalah warisan paling berharga. Dengan adanya Sekolah Rakyat, kita ingin memastikan akses pendidikan merata hingga ke pelosok, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita yang tertinggal,” tambahnya.

​Selaras dengan tema nasional, “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut ambil bagian. Baginya, kemajuan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan misi bersama seluruh elemen bangsa.**( Ahmad Joko).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *