AMKMedianews.com, Pemalang – Memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday), Pemerintah Kabupaten Pemalang memilih cara unik untuk mempererat hubungan industrial. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, resmi membuka gelaran Turnamen BBM Minisoccer Solidarity Mayday Cup 2026 di Lapangan Banjardawa, Sabtu (25/4/2026).
Aksi penendangan bola pertama oleh Bupati Anom kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (DTKPT), Umroni, menjadi simbol dimulainya kompetisi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan ini.
Bukan Sekadar Kompetisi Biasa
Dalam pidato pembukaannya, Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa turnamen ini merupakan manifestasi dari semangat solidaritas. Ia berharap kegiatan ini mampu mengikis jarak antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.”Ini bukan sekadar ajang adu bakat di lapangan. Kita ingin membangun wadah di mana solidaritas antara buruh, pelaku usaha, dan pemerintah bisa tumbuh subur. Lewat olahraga, nilai sportivitas dan kebersamaan sebagai warga Pemalang akan semakin kuat,” ujar Anom dengan antusias.
Menurutnya, momentum Mayday harus dirayakan secara positif melalui aktivitas yang membangun kolektivitas dan semangat kerja.
Harmonisasi Hubungan Industrial
Kepala DTKPT Kabupaten Pemalang, Umroni, menambahkan bahwa turnamen ini adalah bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan dinamis. Pendekatan rekreatif seperti olahraga dianggap efektif untuk meredam ketegangan industrial.”Kami ingin menciptakan iklim industrial yang sehat. Tidak hanya terpaku pada regulasi, tapi juga melalui kegiatan partisipatif yang mempererat silaturahmi. Solidaritas buruh di Pemalang harus terus dipupuk agar tetap solid,” jelas Umroni.
Perebutan Takhta di Banjardawa
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari (25–26 April 2026) ini diikuti oleh sedikitnya 32 tim perwakilan perusahaan dari berbagai sektor di wilayah Pemalang. Menggunakan sistem gugur, turnamen ini menawarkan persaingan yang ketat namun tetap mengutamakan fair play.
Panitia telah menyiapkan apresiasi bagi tim-tim terbaik, antara lain: Juara 1: Trofi, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta. Juara 2: Trofi, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta. Juara 3 Bersama: Trofi, piagam, dan uang masing-masing Rp500 ribu.
Gelaran ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga memperkuat rasa persatuan seluruh elemen pekerja untuk bersama-sama memajukan ekonomi Kabupaten Pemalang.**( Joko Longkeyang).















