banner 728x250

Bukber Konten Kreator Pemalang, Ali Fatihin Ingatkan Pentingnya Rendah Hati Saat Membantu Sesama

  • Bagikan


Pemalang|amkmedianews.com- Senin (16/3/2026) – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama para konten kreator dan YouTuber Pemalang yang digelar di Hotel Sentana Mulia pada Senin sore, bertepatan dengan momentum Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan sambutan sekaligus kultum singkat menjelang berbuka puasa yang disampaikan oleh Ali Fatihin. Dalam penyampaiannya, Ali membawa pesan reflektif tentang pentingnya menjaga kerendahan hati ketika membantu orang lain.

Dengan gaya santai namun penuh makna, ia mengajak para peserta untuk tidak mudah berbangga diri hanya karena mampu menolong sesama.

“Kadang kita merasa bangga ketika bisa membantu orang lain. Itu manusiawi. Tapi kita juga perlu ingat, bisa jadi dulu kita juga pernah berada di posisi yang sama—menjadi orang yang membutuhkan bantuan,” ujar Ali dalam kultumnya di hadapan para kreator digital yang hadir.
Menurutnya, kehidupan manusia pada dasarnya adalah sebuah siklus. Dalam satu waktu seseorang bisa berada pada posisi memberi pertolongan, namun di waktu lain ia bisa saja berada di posisi yang membutuhkan uluran tangan.

Ali menekankan bahwa tidak ada manusia yang sepenuhnya kuat tanpa bantuan orang lain. Setiap orang, dalam perjalanan hidupnya, pasti pernah merasakan masa sulit, masa kebingungan, atau masa di mana dukungan dari orang lain menjadi sangat berarti.

“Ketika hari ini kita bisa membantu orang lain, jangan sampai muncul rasa lebih hebat. Justru seharusnya kita bersyukur, karena diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari rantai kebaikan,” tambahnya.

Dalam suasana yang semakin khidmat menjelang waktu berbuka, ia juga mengingatkan bahwa menolong sesama bukan hanya sekadar tindakan sosial, tetapi juga bagian dari latihan spiritual dalam kehidupan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan dengan kerendahan hati akan terasa jauh lebih bermakna dibandingkan bantuan yang disertai rasa ingin dipuji atau merasa lebih tinggi dari orang lain.

“Kalau kita benar-benar merenung, sebenarnya tidak ada manusia yang selalu memberi dan tidak ada manusia yang selalu menerima. Kadang kita jadi tangan yang mengangkat, kadang kita yang diangkat,” ungkapnya.

Kultum singkat tersebut disambut dengan perhatian para peserta yang sebagian besar merupakan generasi muda dan pelaku konten digital di Pemalang. Momentum buka puasa bersama itu pun menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat bahwa di tengah perkembangan dunia digital, nilai-nilai kemanusiaan tetap harus dijaga.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan berbuka puasa dalam suasana penuh keakraban. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling berdiskusi, memperkuat jejaring kreator lokal, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, diharapkan komunitas konten kreator Pemalang tidak hanya aktif dalam berkarya di dunia digital, tetapi juga mampu membawa pesan-pesan kebaikan, empati, dan kesadaran sosial kepada masyarakat luas.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *