banner 728x250

Aksi Nyata HUT ke-17 KNTI: Dorong Kedaulatan dan Proteksi Nelayan

  • Bagikan

AMKMedianews.com, Pemalang – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) yang dipusatkan di Ketapang, Mojo, dan Nyamplungsari pada 18–20 Mei 2026, menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan semangat “Berdaulat di Laut, Mandiri secara Ekonomi, dan Lestari untuk Generasi,” KNTI membawa serangkaian program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar nelayan.

​Pasar Murah dan Geliat UMKM

​Sejak hari pertama, gelaran Pasar Murah Pesisir hasil kolaborasi dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan menjadi magnet bagi warga. Sembako dengan harga terjangkau ludes diserbu masyarakat yang sudah mengantre sejak siang. Kehadiran bazar ini tidak hanya membantu urusan dapur, tetapi juga memberikan panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk meningkatkan omzet mereka di tengah keramaian acara.

​Transformasi Layanan Lewat Gerai PAS Kecil

​Salah satu inovasi yang paling dirasakan manfaatnya adalah kehadiran Gerai PAS Kecil (Pelayanan Administrasi Sampai ke Pesisir). Layanan ini memotong birokrasi dengan menghadirkan pendaftaran dan konsultasi administrasi langsung di lokasi pemukiman warga.​”Kami ingin memastikan masyarakat pesisir tidak lagi kesulitan dalam mengakses hak-hak administratif mereka. Pelayanan harus hadir lebih dekat dan cepat,” tulis pernyataan resmi organisasi.

​Simbol Syukur dan Jaminan Masa Depan

​Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol perjalanan 17 tahun KNTI mengawal kepentingan nelayan tradisional. Suasana penuh haru dan keakraban terlihat saat pengurus organisasi membaur bersama tokoh masyarakat dan warga.

​Sebagai langkah konkret perlindungan profesi, KNTI menyerahkan bantuan BPJS Ketenagakerjaan/Asuransi Nelayan. Penyerahan santunan kematian secara simbolis ini menjadi pengingat pentingnya jaminan perlindungan bagi keluarga nelayan jika terjadi risiko saat melaut.

​Penutupan yang Semarak

​Kemeriahan perayaan ditutup dengan Lomba Karaoke Pesisir pada malam terakhir. Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan aksi panggung para peserta dari berbagai usia. Gelak tawa dan sorak sorai penonton menyulap suasana pesisir menjadi panggung hiburan yang penuh kekeluargaan.

​Melalui agenda ini, KNTI menegaskan perannya bukan sekadar wadah organisasi, melainkan motor penggerak pemberdayaan untuk menciptakan masyarakat nelayan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing global.( Joko Longkeyang).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *