AMKMedianews.com, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (Dishub Perkim) kini semakin serius memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan ketertiban di jalan raya. Melalui sistem Traffic Control Center (TCC), aktivitas pengguna jalan di berbagai titik strategis kini terpantau secara ketat dan interaktif.
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Perkim Pemalang, Indra Gunawan, mengungkapkan bahwa penggunaan kamera CCTV pintar ini menjadi ujung tombak dalam memantau kepatuhan pengendara di area perkotaan.
”Kami memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mengawasi ketertiban lalu lintas, mulai dari perempatan Sirandu, Tip Top, City Walk, hingga pertigaan Beji,” ujar Indra saat ditemui di ruang TCC Pemalang, Senin (18/5/2026).
Sistem Teguran Real-Time
Keunikan teknologi ini terletak pada komunikasi dua arah. Indra menjelaskan bahwa petugas operator yang bersiaga tidak hanya sekadar memonitor layar, tetapi juga memberikan edukasi langsung melalui pengeras suara jika menemukan pelanggaran kasatmata.
Pelanggaran yang menjadi fokus utama meliputi pengendara yang berhenti melebihi marka jalan di persimpangan hingga mereka yang kedapatan tidak mengenakan helm keselamatan.”Secara teknis, pelanggar akan langsung terpantau di monitor dan operator kami segera memberikan teguran atau pengingat secara lisan melalui pengeras suara di lokasi tersebut,” jelasnya.
Jangkauan dan Operasional
Meskipun mata kamera CCTV aktif mengawasi selama 1×24 jam penuh, layanan teguran suara dari operator saat ini terjadwal mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Terkait cakupan wilayah, teknologi TCC ini telah menjangkau hingga pertigaan Pasar Petarukan di sisi timur dan lampu merah Bojongbata di sisi selatan. Namun, untuk wilayah paling timur seperti lampu merah Blandong, saat ini masih dalam tahap pengembangan infrastruktur lebih lanjut.
Edukasi Tanpa Sanksi Tilang
Indra Gunawan menegaskan bahwa kehadiran teknologi ini bukan untuk memberikan tindakan hukum berupa tilang, melainkan sebagai upaya preventif. Tujuannya adalah menyentuh kesadaran masyarakat agar lebih disiplin demi keselamatan bersama.”Harapan kami, dengan adanya bantuan teknologi Traffic Control Center ini, masyarakat Pemalang semakin sadar akan pentingnya aturan lalu lintas. Kesadaran ini sangat krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya,” tutup Indra.( Joko Longkeyang).















