banner 728x250

Terbang Lagi dari Solo, Rute Bandung dan Surabaya Aktif Kembali

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Boyolali – Setelah sempat terhenti selama lima tahun, layanan penerbangan rute Solo–Bandung dan Solo–Surabaya kembali melayani penumpang. Pengoperasian ulang rute tersebut dimulai pada Sabtu, 20 Desember 2025, melalui Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.

Kembalinya penerbangan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat akses transportasi udara di wilayah Soloraya. Selain mempercepat mobilitas masyarakat, rute tersebut juga dinilai mampu membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi dan pariwisata Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa jalur penerbangan antarkota dan antarprovinsi memiliki peran strategis dalam memperlancar arus pergerakan manusia dan distribusi barang. Menurutnya, konektivitas udara menjadi salah satu kunci pemerataan pembangunan di daerah.

Ia menuturkan, keberadaan rute ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi sekaligus memperluas potensi pariwisata lintas provinsi, khususnya yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur. Pengembangan rute serupa juga didorong agar pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dapat bermunculan.

Dari pihak maskapai, manajemen Lion Air Group mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pengelola bandara dan pemerintah daerah. Bandara Adi Soemarmo bersama Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang diproyeksikan menjadi simpul penghubung untuk mengoneksikan Jawa Tengah dengan lebih dari belasan kota tujuan di Indonesia.

Ke depan, penumpang dari berbagai wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali berpeluang melakukan transit di Solo atau Semarang sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain. Skema ini diyakini mampu mendorong pergerakan di sektor pendidikan, industri, dan pariwisata.

Pada tahap awal operasional, penerbangan Solo–Bandung dan Solo–Surabaya dijadwalkan terbang dua kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis dan Sabtu. Evaluasi tingkat keterisian penumpang akan menjadi dasar penentuan penambahan frekuensi maupun pembukaan rute baru.

Respons positif pun datang dari masyarakat. Sejumlah penumpang menilai kehadiran kembali rute ini sangat membantu karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan yang selama ini cukup panjang melalui jalur darat.

Dengan kembali beroperasinya rute tersebut, diharapkan jaringan transportasi udara di Jawa Tengah semakin kuat serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan.**( Joko Longkeyang  ).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *