banner 728x250

Plt. Bupati Pemalang Hadiri Simposium Mangrove dan Peluncuran Program Nilai Ekonomi Karbon Mangrove

Jakarta|amkmedianews.com-10 Agustus 2026 – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, Nurkholes, S.H., M.Si., menghadiri Simposium Mangrove untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Peluncuran Program Nilai Ekonomi Karbon Mangrove yang diselenggarakan di Gedung Balai Sidang Universitas Indonesia, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mengoptimalkan nilai ekonomi ekosistem mangrove sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, khususnya bagi masyarakat pesisir di wilayah pantai utara Pulau Jawa.


Dalam kesempatan itu, Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc., menyampaikan arahan kepada para bupati dan wali kota yang hadir agar mendukung pelaksanaan program melalui pemetaan kawasan mangrove yang berpotensi dikembangkan sebagai lokasi percontohan. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta melakukan identifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat serta permasalahan kemiskinan yang ada di sekitar kawasan mangrove.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan kawasan mangrove melalui pemetaan potensi wilayah serta identifikasi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pemberdayaan yang terintegrasi dengan upaya pelestarian lingkungan.

Plt. Bupati Pemalang Nurkholes menyampaikan bahwa pengelolaan mangrove tidak hanya berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Program Nilai Ekonomi Karbon Mangrove, diharapkan tercipta manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Dengan dukungan berbagai pihak, pengembangan dan pengelolaan kawasan mangrove di Kabupaten Pemalang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *