PEMALANG|amkmedianews.com – Kepala SD Negeri 1 Banjaranyar, Pemalang, Sri Umbartiningsih membantah tuduhan bahwa pihak sekolah mengeluarkan seorang siswa setelah orang tuanya mengkritik program sekolah melalui media sosial.
Menurut Sri Umbartiningsih, siswa tersebut hingga kini masih tercatat sebagai peserta didik aktif di SDN 1 Banjaranyar. Pihak sekolah juga mengaku telah beberapa kali berupaya membujuk siswa agar kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Kami tidak pernah mengeluarkan siswa tersebut. Statusnya masih aktif dan masih terdaftar di DAPODIK,” ujar Sri Umbartiningsih saat memberikan klarifikasi.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah viral kabar seorang siswa tidak masuk sekolah selama sekitar dua bulan usai orang tuanya mengunggah kritik terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan lembar kerja siswa (LKS) di media sosial.
Pihak keluarga menilai anak mengalami tekanan psikologis dan merasa tidak nyaman kembali ke sekolah setelah polemik tersebut mencuat. Sementara pihak sekolah menegaskan persoalan terjadi akibat miskomunikasi yang kemudian berkembang di media sosial.
Sejumlah pihak kini mendorong penyelesaian melalui mediasi demi memastikan hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.
Kasus tersebut juga mendapat perhatian dari masyarakat karena menyangkut hubungan antara orang tua dan sekolah, serta pentingnya menjaga kondisi psikologis anak di lingkungan pendidikan.
Beranda
Berita Utama
Kepala SDN 1 Banjaranyar Bantah Keluarkan Siswa Usai Orang Tua Kritik di Media Sosial
Kepala SDN 1 Banjaranyar Bantah Keluarkan Siswa Usai Orang Tua Kritik di Media Sosial















