banner 728x250

Ahmad Luthfi di Holy Stadium: Natal Jadi Momentum Refleksi dan Empati

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Semarang – Alunan pujian Natal di Gereja Jemaat Kristen Injil (JKI) Holy Stadium Semarang terasa kian hangat dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Rabu malam (24/12/2025). Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan membawa pesan mendalam tentang arti harmoni dan solidaritas sosial.

Bersama jajaran Forkopimda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi disambut oleh Gembala Senior JKI Injil Kerajaan, Pendeta Tina Agung Purnomo, M.Th., serta tokoh Bamagnas Jateng, Pendeta Gouw Andy Siswanto. Kehadiran rombongan pejabat ini dipastikan tidak mengurangi kekhusyukan para jemaat yang sedang beribadah.

Dalam orasinya, Ahmad Luthfi menyebut bahwa cinta kasih dan kedamaian yang menjadi ruh Natal merupakan fondasi kokoh untuk merawat keberagaman di Jawa Tengah. Ia meyakini, persatuan antarumat beragama adalah kunci utama menuju kesejahteraan daerah.”Toleransi adalah kunci. Dengan semangat cinta kasih Natal, kita bersama-sama mewujudkan Jawa Tengah yang tata tentrem kerta raharja, daerah yang damai dan subur makmur untuk semua,” tutur Ahmad Luthfi.

Tak hanya itu, Gubernur juga memohon dukungan spiritual dari jemaat agar Jawa Tengah senantiasa dilindungi dari berbagai musibah. Ia berharap doa tulus dari para jemaat dapat menguatkan jajaran pemimpin daerah untuk terus menjaga amanah dalam melayani masyarakat.

Mengingat kondisi beberapa daerah di Indonesia yang tengah diuji oleh bencana alam, Ahmad Luthfi secara khusus mengimbau warga untuk merayakan pergantian tahun dengan penuh kesederhanaan.”Kami mengajak masyarakat untuk tidak berpesta secara berlebihan. Natal dan tahun baru kali ini hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk evaluasi diri. Mari kita perbanyak doa dan empati bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambahnya.

Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengawal kebebasan beribadah terlihat nyata dari pengamanan ketat namun humanis di sekitar lokasi gereja. Hal ini menjadi bukti bahwa Jawa Tengah terus konsisten menjaga simbol kerukunan umat beragama sebagai identitas daerah yang kokoh. ( Walis EF).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *