
Amkmedianews Jakarta – Gagasan besar sering lahir dari tempat sederhana. Begitu pula cerita di balik terselenggaranya ASPEBINDO Energy Executive Forum 2025, sebuah forum strategis yang mempertemukan regulator, industri, akademisi, dan asosiasi energi nasional.
Acara yang digelar pada 17 November 2025 di Rumah Sarwono, Jakarta Selatan ini ternyata berawal dari obrolan santai di warung kopi Blok M beberapa Waktu Lalu. Dua sahabat lama Mahendra Adinegara dan Ali Nasir kembali dipertemukan untuk merajut kolaborasi besar setelah hampir dua dekade tidak berjumpa.
Mahendra Adinegara, yang kini menjadi Ketua Bidang Hukum dan Advokasi ASPEBINDO sekaligus Ketua Panitia, memainkan peran sentral dalam perencanaan dan eksekusi acara. Sementara Ali Nasir, yang menjabat sebagai RAC Chairman Indonesia Petroleum Association (IPA), hadir sebagai moderator utama, menghubungkan perspektif industri migas dengan ekosistem energi nasional.
Pertemuan mereka bukan hanya soal nostalgia, tetapi menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi antar lembaga energi di Indonesia. Keduanya sepakat bahwa sektor energi harus diperkuat melalui kolaborasi lintas asosiasi dan pemangku kepentingan.
“Siapa sangka ide yang lahir dari warung kopi bisa berubah menjadi forum yang mempertemukan tokoh-tokoh energi nasional,” ujar Mahendra dengan senyum penuh arti di sela persiapan acara.
Ali Nasir menambahkan bahwa forum ini adalah bukti bahwa persahabatan, apabila diberi ruang kolaborasi, mampu melahirkan gerakan besar untuk bangsa. “Saya sangat menghargai ajakan Mas Mahendra. Setelah 20 tahun tidak bertemu, kami kembali dalam panggung yang benar-benar bermakna,” ungkapnya.
Kolaborasi ASPEBINDO dan IPA ini juga dipandang selaras dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui sinergi antar sektor strategis.
Mahendra menegaskan bahwa forum ini merupakan awal dari kerja sama jangka panjang. “Kita ingin momentum ini menjadi pengikat persaudaraan sekaligus langkah konkret untuk mendukung kebijakan energi nasional,” katanya.
Dari warung kopi hingga forum prestisius, kisah dua sahabat ini mengingatkan bahwa kolaborasi besar sering berawal dari niat tulus dan hubungan yang terjaga. Kini, mereka berdiri bersama di panggung nasional, membawa semangat baru untuk membangun sektor energi Indonesia.

















