banner 728x250

Resmikan Pompa Hidram di Banyumas, Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Peran TNI AD dalam Ketahanan Pangan

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AKMedianews.com, Banyumas – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi kontribusi TNI Angkatan Darat dalam mempercepat terwujudnya Asta Cita Presiden, khususnya di bidang ketahanan pangan di Jawa Tengah. Hal ini disampaikan saat mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak meresmikan Pompa Hidraulic Ram (Hidram) TNI Manunggal Air Pertanian di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, pada Kamis pagi, 13 November 2025.

Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya peran TNI AD dalam penyediaan air irigasi dan air bersih yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat pedesaan. “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang telah memberikan kontribusi besar dalam rangka swasembada pangan. Air ini sangat penting, karena Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional. Ini bagian penting dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat,” ujar Ahmad Luthfi.

Pemprov Jateng telah menindaklanjuti program ini bersama jajaran teritorial, mulai dari Kodim hingga Koramil, agar pelaksanaan di lapangan semakin kuat. “Momen ini sangat luar biasa bagi kami. Ini memperkuat sinergi antara seluruh kabupaten/kota dengan TNI,” tegasnya.

Gubernur juga menambahkan bahwa manfaat dari pompa hidram ini akan terasa maksimal saat musim kemarau. Lantaran saat ini sedang musim hujan, dampak program pompa hidram belum tampak sepenuhnya.

Sementara itu, Jenderal Maruli menyampaikan rasa syukur atas selesainya program pengairan di Rawalo. “Sampai sekarang sudah ada 1.004 hektare yang dapat diairi, sehingga para petani bisa tanam dua kali bahkan tiga kali dalam setahun,” kata Maruli.

Ia mengungkapkan bahwa program ini akan terus diperluas di Jawa Tengah. Menurutnya, dukungan dari Gubernur, Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, hingga instansi terkait lainnya akan semakin mempercepat pencapaian target. “Mudah-mudahan program-program Presiden untuk ketahanan pangan, terutama yang tadah hujan, bisa berjalan selaras,” ujarnya.

KSAD juga menyoroti dampak besar program air bersih bagi kesejahteraan masyarakat. Sejak 2022, TNI AD telah membangun hampir 80 titik air bersih di Banyumas, serta membantu ratusan rumah dalam program RTLH. “Perubahan dari program ini luar biasa, dan di luar program pemerintah daerah. Saya berharap Banyumas bisa menjadi contoh,” tambahnya.

Penanggung jawab program, Mayor CPN Yohanes Tito, menjelaskan bahwa sistem pompa hidram dibangun berdasarkan survei teknis yang menunjukkan potensi besar Bendungan Gerak Serayu, yang memiliki debit air 21.000 liter per detik. Air dialirkan melalui sodetan menggunakan pipa berdiameter 24 dan 25 inci menuju bak utama berukuran 10×4×2 meter.

Sebanyak 44 unit pompa hidram yang dipasang menghasilkan total debit 109,72 liter per detik. Debit tersebut mampu mengairi 717 hektare sawah tadah hujan di tiga desa, yakni Pesawahan, Sidamulih, dan Tipar.

Tito menegaskan bahwa seluruh sistem bekerja tanpa energi listrik, sehingga tidak menambah beban biaya masyarakat.

Sinergi antara Pemprov Jateng dan TNI AD dalam upaya memperluas akses air irigasi diproyeksikan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini bertujuan mendukung tercapainya agenda ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani desa.

Usai peresmian pompa hidram, Gubernur Ahmad Luthfi didapuk menjadi narasumber dalam Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat Tahun 2025.( Joko Longkeyang  ).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *