JAKARTA | AMK Media News – Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebanyak 1.121 personel perwira tinggi dan perwira menengah mendapat penugasan baru berdasarkan surat telegram yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestro, dan jabatan setingkat mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi guna meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, dan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain pergantian pada tingkat Kapolres, rotasi kali ini juga mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan Polda. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kelembagaan sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan optimal.
Beberapa daerah yang mengalami pergantian pimpinan kepolisian antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, hingga berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Polri berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya dan meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
**(Redaksi AMK Media News)**
Kapolri Rotasi 1.121 Personel, Sebanyak 190 Kapolres Berganti Jabatan















