banner 728x250

228 Ribu Murid Lolos SPMB Jateng, Daftar Ulang Jadi Penentu

  • Bagikan

SEMARANG, Emsatunews.co.id — Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK negeri di Jawa Tengah tahun 2026 resmi memasuki tahap daftar ulang. Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai dilaksanakan, sebanyak 228.016 calon murid dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahapan akhir sebelum resmi menjadi peserta didik di sekolah tujuan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan seluruh proses penerimaan berjalan sesuai ketentuan, terbuka untuk publik, dan mengedepankan prinsip akuntabilitas agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang adil.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Sunarto, menjelaskan bahwa daftar ulang dilaksanakan mulai 22 hingga 25 Juni 2026 di sekolah masing-masing. Tahapan tersebut menjadi bagian penting karena menentukan status akhir calon murid yang telah lolos seleksi.

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan, seluruh tahapan telah dirancang agar dapat diakses dan dipantau masyarakat secara luas. Mulai dari penyusunan aturan, sosialisasi, pembuatan akun peserta, verifikasi dokumen, aktivasi akun, pendaftaran, hingga pengumuman hasil seleksi dilakukan secara terstruktur,“Seluruh tahapan berlangsung sesuai jadwal dan kami berupaya menjaga agar proses tetap transparan serta dapat dipantau oleh masyarakat,” ujar Sunarto di Semarang, Selasa (23/6/2026).

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah menunjukkan jumlah pendaftar SPMB tahun ini mencapai 293.331 calon murid. Dari angka tersebut, sebanyak 228.016 peserta berhasil memperoleh kursi di sekolah negeri.

Jumlah tersebut terdiri atas 120.417 calon murid yang diterima di SMA negeri dan 107.599 calon murid yang lolos seleksi di SMK negeri.

Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan menengah negeri di Jawa Tengah. Karena itu, pemerintah menilai sistem seleksi yang terbuka menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Pengumuman hasil seleksi telah dilakukan pada 21 Juni 2026 pukul 19.00 WIB melalui laman resmi SPMB Jawa Tengah. Waktu pengumuman dipilih pada malam hari dengan pertimbangan memberi ruang bagi keluarga untuk bersama-sama melihat hasil seleksi dari rumah.

Selama proses pengumuman berlangsung, sistem sempat mengalami peningkatan jumlah pengunjung. Namun, kondisi tersebut dinyatakan masih dapat dikendalikan dan layanan tetap berjalan.

Sunarto mengatakan, hingga tahap daftar ulang berlangsung, sistem digital penerimaan masih berfungsi normal dan mampu mengolah data peserta dengan baik.

Ia juga mengingatkan seluruh calon murid yang telah diterima agar tidak menunda proses administrasi daftar ulang. Sebab, peserta yang tidak melakukan daftar ulang hingga batas akhir akan dianggap mengundurkan diri.

Apabila terdapat kursi kosong akibat peserta tidak melakukan daftar ulang, maka sistem akan mengalihkan kesempatan tersebut kepada calon murid cadangan berdasarkan urutan peringkat yang telah ditetapkan.

Sesuai jadwal, pengumuman peserta cadangan akan dilakukan pada 26 Juni 2026. Sementara proses daftar ulang bagi calon cadangan dijadwalkan berlangsung pada 29 hingga 30 Juni 2026.

Pemerintah berharap seluruh peserta memperhatikan jadwal secara cermat agar tidak kehilangan kesempatan yang telah diperoleh melalui proses seleksi.

Di tengah pelaksanaan SPMB tahun ini, sejumlah orang tua menyampaikan apresiasi terhadap sistem yang dinilai lebih mudah dipantau dibandingkan sebelumnya.

Pompy Saiful Rizal, orang tua murid yang anaknya diterima melalui jalur prestasi di salah satu SMA negeri di Semarang, menilai proses seleksi memberikan informasi yang cukup jelas kepada peserta dan keluarga.

Menurutnya, sistem daring memudahkan orang tua untuk mengikuti perkembangan proses tanpa harus datang langsung ke sekolah.

Ia mengakui sempat terjadi kepadatan akses saat pengumuman hasil seleksi, namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan layanan kembali normal.

Pendapat serupa disampaikan Astri Handayani yang mendampingi anaknya saat proses daftar ulang. Ia menilai keterbukaan informasi menjadi nilai tambah karena masyarakat dapat memantau perubahan peringkat dan hasil seleksi secara langsung.

Menurutnya, kemudahan akses informasi memberikan rasa tenang bagi orang tua karena proses dapat diawasi secara terbuka.

Pelaksanaan SPMB 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang lebih modern, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tahapan yang kini memasuki fase daftar ulang, seluruh peserta yang telah lolos diharapkan segera menyelesaikan administrasi agar dapat memulai tahun ajaran baru sesuai jadwal . **

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *