banner 728x250

Sinergi Membangun Desa, TMMD Sengkuyung II Pemalang Resmi Dibuka Bupati di Klareyan

  • Bagikan

AMKMedianews.com, PEMALANG – Semangat gotong royong TNI dan rakyat kembali bergelora di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, SE. M.M., secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Klarean, Kecamatan Petarukan, Rabu (22/4/2026).

​Meskipun guyuran hujan sejak pagi memaksa prosesi upacara dipindahkan ke Pendopo Desa Klarean, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” tersebut.

​Fokus pada Penguatan Infrastruktur

​Sasaran fisik utama pada TMMD kali ini adalah pembangunan talud sepanjang 801 meter di Desa Klarean. Proyek strategis ini direncanakan berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026.

​Untuk menyukseskan agenda ini, kolaborasi anggaran dilakukan secara apik antara Pemerintah Kabupaten Pemalang sebesar Rp225 juta dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp246 juta.

​Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa TMMD merupakan manifestasi nyata kehadiran negara dan TNI di tengah masyarakat.​”Program ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga memperkuat ikatan emosional serta sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga demi kemajuan desa yang lebih mandiri,” tegas Bupati Anom.

​Sinergitas Lintas Sektor

​Hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 0711/Pemalang Muhammad Arif, S. Hub. Int., Kapolres Pemalang Rendi Setya Permana, serta jajaran Forkopimda lainnya. Barisan upacara pun nampak solid dengan kehadiran berbagai elemen, mulai dari TNI AD, AL, AU, Polri, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Banser, Senkom, dan Hansip.

​Dandim 0711/Pemalang, Muhammad Arif, mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini bertumpu pada kekompakan semua pihak.”Ini adalah momentum memperkuat kemanunggalan. Kami ingin setiap langkah dalam TMMD ini memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal fasilitas infrastruktur desa,” ujarnya.

​Harapan untuk Desa Klarean

​Dengan dibangunnya talud tersebut, diharapkan ketahanan lingkungan dan aksesibilitas warga di Desa Klarean akan semakin baik. TMMD tahun ini kembali membuktikan bahwa tantangan cuaca maupun medan tidak menjadi penghalang bagi aparat dan warga untuk bahu-membahu membangun tanah kelahiran.

​Melalui semangat sengkuyung atau gotong royong, Pemalang terus melangkah maju menuju pembangunan yang berkelanjutan dari akar rumput.**( Joko Longkeyang).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *