AMKMedianews.com, Pemalang – Barisan alumni kepamongprajaan di Kabupaten Pemalang didorong untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam melayani publik. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, saat menghadiri silaturahmi akbar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) di Pendopo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Minggu (19/4/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Bupati memberikan nilai plus bagi para purna praja yang dinilai memiliki ketangkasan dalam bekerja di berbagai lini birokrasi.
Kapasitas Tanpa Batas
Anom Widiyantoro menyebut personel IKAPTK sebagai individu yang “multitalenta”. Menurutnya, latar belakang pendidikan yang kuat membuat para alumni ini mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dinamika di lapangan.”Saya mengakui keunggulan rekan-rekan yang serba bisa dan siap mengemban tanggung jawab dalam kondisi apa pun. Kekompakan serta sikap guyub yang selama ini ditunjukkan adalah fondasi krusial bagi pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan daerah,” ujar Bupati Anom.
Gagas Dialog Tanpa Sekat
Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh anggota IKAPTK untuk memelopori budaya keterbukaan informasi. Ia mencetuskan ide forum “Ngopi Bareng” sebagai wadah komunikasi informal antara pejabat daerah dan masyarakat luas.
Tujuannya jelas: memangkas jarak komunikasi dan menghilangkan prasangka negatif di tengah publik. Ia berharap para alumni kepamongprajaan mampu menjembatani keluhan warga agar segera mendapatkan solusi konkret.”Komunikasi harus berjalan jujur dan transparan. Jika ada aspirasi atau keluhan, sampaikan langsung tanpa ada yang ditutupi. Kita ingin setiap langkah pembangunan benar-benar murni untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
Sinergi Lintas Generasi
Sementara itu, Ketua Panitia Waluyo melaporkan bahwa agenda ini diikuti oleh 83 peserta. Angka tersebut terdiri atas 57 alumni yang masih aktif bertugas di jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang dan 26 tokoh senior yang telah purna bakti.
Kehadiran para senior ini dianggap penting sebagai bentuk transfer pengetahuan dan penjaga semangat solidaritas bagi para alumni muda. Gabungan pengalaman dan inovasi lintas generasi ini diharapkan menjadi energi tambahan bagi kemajuan Kabupaten Pemalang ke depan.**( Ahmad Joko).















