banner 728x250

Pemkab Pemalang dan Kemenko RI Bahas Penanganan Banjir Rob Pesisir Ulujami

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal



Pemalang |AMKMedianews.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar koordinasi dengan Tim Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI serta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan tersebut berlangsung di Balai Desa Blendung pada Rabu (26/11/2025) untuk membahas penanganan bencana banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan bahwa koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyiapkan strategi penanganan banjir rob secara terpadu. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara penanganan di lapangan, skema pembiayaan, dan kelengkapan administrasi.“Saya berharap koordinasi ini saling menyiapkan dalam penanganan banjir rob,” ujar Anom.

Anom menjelaskan bahwa sebelum pemerintah pusat menetapkan strategi nasional, termasuk rencana pembangunan giant sea wall atau fasilitas pengendali air lainnya, masyarakat Desa Blendung dan Kertosari, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengahdiharapkan tetap sabar dan memahami kondisi alam yang tak dapat dihindari.“Mudah-mudahan ini juga bisa kita identifikasi penyebabnya,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI, Ainun, menyatakan bahwa hasil koordinasi tersebut akan dijadikan tugas untuk merumuskan langkah-langkah kreatif dalam mencari sumber bantuan, termasuk peluang hibah.“Kita bisa laporkan ini dan akan dikoordinasikan dengan badan otoritas pengelola bantuan. Saat ini masih dalam tahap penyusunan, sehingga belum bisa maksimal,” jelas Ainun.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret menuju penanganan banjir rob yang lebih efektif dan berkelanjutan di wilayah Pemalang.( Tangga Firrera ).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *