AMKMedianews.com, Pemalang – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., mengikuti evaluasi mendalam terkait progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP). Kegiatan ini dilakukan melalui konferensi video (video conference) langsung dari lokasi proyek di Dusun Limbangan, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (6/1/2026).
Evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayor Jenderal TNI Suhardi. Fokus utama pertemuan digital ini adalah memastikan pembangunan fisik KDKMP berjalan sesuai jadwal (tata kala) yang telah ditentukan.
Dalam arahannya, Jenderal TNI Tandyo Budi R. memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran komando kewilayahan. Beliau menekankan bahwa proyek ini memiliki target penyelesaian dalam kurun waktu 90 hari.”Setiap komandan satuan memikul tanggung jawab yang sama untuk memastikan akselerasi ini. Memasuki awal tahun 2026, semangat baru harus dikerahkan agar fasilitas ini segera berfungsi bagi masyarakat,” tegas Wakil Panglima TNI.
Senada dengan hal tersebut, Aster Panglima TNI, Mayor Jenderal TNI Suhardi, mengingatkan pentingnya koordinasi intensif. Ia meminta para Dandim untuk proaktif dalam melaporkan perkembangan setiap minggunya, terutama bagi wilayah yang progresnya belum mencapai angka 90 persen. Selain aspek fisik, ia juga berpesan agar publikasi di media sosial dilakukan secara proporsional dan edukatif.
Menanggapi instruksi dari Komando Atas, Letkol Inf Muhammad Arif menyatakan kesiapannya untuk mengawal proyek di Desa Penggarit hingga tuntas.”Kami terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan tim teknis di lapangan. Komitmen kami jelas, pembangunan ini harus selesai tepat waktu agar manfaat ekonominya dapat segera dirasakan langsung oleh warga Pemalang,” ujar Letkol Arif.
Acara vicon di lokasi pembangunan tersebut juga dihadiri oleh Pasiter Kodim 0711/Pemalang Kapten Arm Eko Budiharjo, Danramil 02/Taman Kapten Cke Mahmudin, perwakilan pemerintah desa, serta tim teknis KDKMP. Dengan pengawasan ketat dan administrasi yang tertib, diharapkan 100 koperasi pertama, termasuk di Pemalang, dapat segera beroperasi secara maksimal.**( Joko Longkeyang )

















