AMKMedianews.com, Pemalang – Peta transportasi di Kabupaten Pemalang resmi mencatat sejarah baru pada Senin (27/4/2026). Stasiun Comal yang berlokasi di Desa Purwosari kini kembali berdenyut dan resmi melayani naik-turun penumpang setelah sekian lama dinantikan masyarakat.
Peresmian operasional ini dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, bersama Kepala Daop 4 Semarang, Mohammad Arie Fathurrochman. Turut menyaksikan momen bersejarah ini jajaran Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, serta para tokoh masyarakat dari Kecamatan Comal dan Ampelgading.
Jadwal Kereta di Stasiun Comal!

Strategi Akselerasi Ekonomi
Dalam sambutannya, Bupati Anom Widyantoro menegaskan bahwa aktifnya kembali Stasiun Comal bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata untuk memangkas jarak dan waktu bagi warga di sisi timur Pemalang.”Aksesibilitas adalah kunci. Dengan dibukanya Stasiun Comal, mobilitas warga menjadi lebih ringkas. Kami yakin ini akan memicu multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari UMKM hingga sektor jasa lainnya,” papar Bupati.
Ia juga menaruh harapan besar agar PT KAI menambah jadwal perjalanan yang singgah di Comal di masa mendatang. “Semakin banyak kereta yang berhenti, semakin luas jangkauan ekonomi yang bisa kita raih,” tambahnya.
Layanan Kereta Aglomerasi
Senada dengan hal tersebut, Mohammad Arie Fathurrochman menjelaskan bahwa reaktivasi ini merupakan buah manis dari kolaborasi intensif antara PT KAI dan Pemkab Pemalang. Ia mengapresiasi kecepatan proses koordinasi sehingga stasiun bisa langsung beroperasi secara optimal.
Untuk tahap awal, Stasiun Comal melayani rangkaian kereta aglomerasi favorit masyarakat, seperti: KA Kaligung, KA Joglosemarkerto, KA Kamandaka
Tercatat, pada hari perdana pembukaan, sebanyak 70 penumpang langsung memanfaatkan layanan di stasiun ini. Angka tersebut dinilai cukup fantastis untuk sebuah stasiun yang baru saja diaktifkan kembali.

Aksi Blusukan di Gerbong Kereta
Kejutan terjadi di akhir acara. Usai memotong pita peresmian, Bupati Anom Widyantoro bersama istri dan rombongan memilih pulang menggunakan moda kereta api. Mereka menumpang dari Stasiun Comal menuju Stasiun Kota Pemalang.
Momen ini dimanfaatkan Bupati untuk melakukan dialog santai dengan para penumpang. Tanpa sekat, Bupati mendengarkan kesan warga terhadap wajah baru Stasiun Comal sembari membagikan souvenir cantik sebagai tanda mata bagi para penumpang pertama di hari bersejarah tersebut.( Joko Longkeyang).















