banner 728x250

Jateng Kejar Target ‘Zero Hole’, Jalur Wisata Ikut Dipoles Jelang Lebaran

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut perbaikan infrastruktur jalan guna menyambut arus mudik Lebaran 2026. Fokus penanganan kini tidak hanya menyasar jalur utama, tetapi juga ruas jalan yang menjadi akses menuju berbagai destinasi wisata populer di wilayah Jawa Tengah.

​Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan, baik bagi para pemudik maupun wisatawan yang ingin menikmati momen libur Idulfitri.

​25 Ribu Lubang Jalan Berhasil Ditangani

​Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengungkapkan bahwa intensitas perbaikan terus ditingkatkan. Hingga pertengahan Maret ini, puluhan ribu titik kerusakan ringan telah diperbaiki secara masif.”Hingga saat ini, total lubang jalan yang sudah ditangani mencapai 25.323 titik. Berdasarkan data terbaru, sisa lubang tinggal sekitar 924 titik, dan kami optimistis semuanya tuntas sebelum H-1 Lebaran,” ujar Henggar, Sabtu (14/3/2026).

​Henggar menambahkan, delapan balai pengelola jalan di bawah DPUPR Jateng dikerahkan setiap hari tanpa henti. Bahkan, petugas tetap disiagakan hingga detik-detik akhir menjelang hari raya guna melakukan penanganan darurat menggunakan material aspal dingin (cold mix).

​Dampak Positif bagi Sektor Pariwisata

​Infrastruktur yang mumpuni diyakini akan mendongkrak angka kunjungan wisata secara signifikan. Hal ini diamini oleh pihak pengelola Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas. Perbaikan akses jalan yang mulus menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.

​Rochmat Triantoro, Staf Promosi dan Publikasi Lokawisata Baturraden, menyebutkan bahwa selama masa libur Lebaran, tingkat kunjungan bisa mencapai 5.000 wisatawan per hari.”Kualitas jalan adalah faktor krusial. Akses menuju Baturraden saat ini sudah sangat bagus, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Hal ini tentu memengaruhi minat masyarakat untuk datang,” jelas Rochmat.

​Selain mengandalkan akses jalan yang kian membaik, pihak pengelola wisata juga telah mematangkan persiapan sarana pendukung dan sistem pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan massa selama libur panjang mendatang.**(Joko Longkeyang).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *