AMKMedianews.com, Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bergerak cepat merespons dampak banjir akibat luapan Sungai Comal yang merendam pemukiman warga sejak Jumat malam (16/1). Langkah darurat diambil dengan mendistribusikan bantuan logistik bagi ribuan jiwa yang terdampak di Desa Klegen dan Desa Kebojongan, Sabtu (17/1/2026).
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara kolektif oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, serta Sekretaris Komisi A DPRD Pemalang Anita Handayani. Kehadiran para pemangku kebijakan di Balai Desa Klegen dan kediaman Kepala Desa Kebojongan tersebut bertujuan untuk memastikan bantuan pangan sampai langsung ke tangan masyarakat.

Wakil Bupati Nurkholes mengungkapkan bahwa curah hujan ekstrem pada akhir pekan ini menyebabkan Sungai Comal meluap dan berdampak pada sekitar 5.000 jiwa atau 1.000 Kepala Keluarga (KK). Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah keselamatan warga melalui proses evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar.”Kami mengedepankan kolaborasi. Jajaran Polri melalui Pak Kapolres dan TNI melalui Pak Dandim semuanya turun ke lapangan untuk memantau situasi sejak pagi. Selain bantuan logistik, kami juga telah menginstruksikan pendirian dapur umum bagi warga,” jelas Nurkholes di sela penyerahan bantuan.

Logistik yang disalurkan terdiri atas 10 karung beras (10 kg/karung), 30 dus mi instan, serta protein berupa telur dan ikan sebanyak tiga kotak besar. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang hingga kini akses ekonominya masih terhambat akibat genangan air.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel sudah dimulai sejak air mulai memasuki pemukiman. Tim Tanggap Bencana yang dipimpin oleh Kapolsek setempat telah bergerak sejak subuh untuk membantu warga mengamankan diri serta menyelamatkan barang-barang berharga.”Pemantauan terus dilakukan mengingat kiriman air dari hulu masih cukup tinggi. Tim di lapangan fokus pada evakuasi dan penyediaan makanan cepat saji untuk warga yang terjebak,” tambah Kapolres.
Senada dengan hal itu, Sekretaris Komisi A DPRD Pemalang Anita Handayani menyatakan komitmen legislatif untuk terus mengawal bantuan bagi para korban. Secara pribadi, ia juga berencana menyalurkan bantuan tambahan berupa nasi bungkus siap santap pada Minggu besok.
Apresiasi datang dari Suriah, salah satu warga Desa Klegen. Ia mengaku sangat terbantu dengan gerak cepat pemerintah daerah. “Terima kasih kepada Pemkab Pemalang atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti karena saat ini kami kesulitan untuk memasak sendiri,” ungkapnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Pemalang juga mulai mengoperasikan dapur umum di Kecamatan Ulujami guna memastikan distribusi bantuan pangan merata di seluruh titik terdampak banjir pesisir.**( Rangga Firrera).

















