banner 728x250

Tragedi Maut Tol Krapyak: Ahmad Luthfi Jamin Pemulangan Seluruh Jenazah Korban

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Semarang – Kabar duka menyelimuti Jawa Tengah pada Senin dini hari (22/12/2025). Sebuah bus antarkota, PO Cahaya Trans, mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Menanggapi tragedi memilukan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan bahwa pemerintah provinsi akan menanggung seluruh biaya dan proses pemulangan para korban jiwa.

Komitmen kemanusiaan ini disampaikan langsung oleh Ahmad Luthfi saat mengunjungi keluarga korban di kamar jenazah RSUP dr. Kariadi, Semarang. Ia menegaskan bahwa negara hadir untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dalam masa sulit ini.”Kami telah berkoordinasi dengan seluruh dinas terkait. Pemprov Jawa Tengah bertanggung jawab penuh mulai dari proses identifikasi jenazah hingga pengawalan ambulans sampai ke rumah duka masing-masing,” ujar Ahmad Luthfi dengan nada simpati.

Luthfi menjelaskan, meski aspek hukum kecelakaan berada di bawah wewenang kepolisian, aspek pelayanan sosial dan kemanusiaan menjadi prioritas pemerintah daerah. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi akan difasilitasi ambulans secara gratis dan mendapatkan pengawalan resmi hingga tiba di daerah asal.

Tidak hanya bagi korban meninggal, perhatian khusus juga diberikan kepada 18 penumpang yang mengalami luka-luka. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah diterjunkan langsung ke sejumlah rumah sakit di Semarang untuk memantau perkembangan medis para korban.”Untuk korban luka, tim medis dari Dinas Kesehatan sudah kami terjunkan guna memastikan mereka mendapatkan perawatan terbaik dan pelayanan medis yang maksimal,” imbuhnya.

Insiden tragis ini bermula ketika bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV melaju dari Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta dengan membawa 34 penumpang. Sekitar pukul 00.30 WIB, bus diduga hilang kendali saat melaju dalam kecepatan tinggi, menabrak pembatas jalan, hingga akhirnya terguling.

Data sementara hingga Senin siang mencatat sebanyak 16 orang meninggal dunia. Para korban luka saat ini masih menjalani perawatan intensif yang tersebar di RSUP dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD dr. Adhyatma MPH (RS Tugu Semarang).

Gubernur Ahmad Luthfi pun menutup pernyataannya dengan ungkapan duka cita yang mendalam. “Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” pungkasnya. ( Walis).

 

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *