Kalimantan|Amkmedianews.com– Lima warga Randudongkal, Kabupaten Pemalang, dilaporkan terlantar di wilayah Sungai Melayu, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, setelah diduga menjadi korban penipuan pekerjaan proyek di Kalimantan Barat.
Kelima warga tersebut sebelumnya berangkat merantau dengan harapan memperoleh penghasilan lebih baik dari pekerjaan proyek yang dijanjikan oleh seorang mandor. Namun, harapan itu berubah menjadi kesulitan setelah mereka disebut tidak menerima upah selama sekitar satu bulan bekerja.
Menurut keterangan yang diterima pihak keluarga, kondisi para pekerja semakin memprihatinkan setelah mandor yang membawa mereka ke lokasi proyek dilaporkan menghilang tanpa kabar. Akibatnya, mereka terlantar tanpa kepastian pembayaran maupun fasilitas untuk kembali pulang.
Selama dua hari terakhir, kelima warga Randudongkal itu dikabarkan hidup dalam keterbatasan sambil berusaha mencari bantuan agar dapat kembali ke kampung halaman di Kabupaten Pemalang.
Informasi mengenai kondisi mereka kemudian menyebar melalui media sosial dan jaringan relawan daerah. Sejumlah pihak di Pemalang mulai melakukan koordinasi untuk membantu proses kepulangan para pekerja tersebut.
Keluarga berharap kelima warga itu dapat segera dipulangkan dengan selamat dan mendapatkan pendampingan setelah mengalami dugaan penipuan kerja di perantauan.















