AMKMedianews.com, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, memastikan penanganan logistik bagi warga terdampak banjir di wilayah pesisir berjalan maksimal. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, melakukan inspeksi mendadak ke dapur umum yang didirikan di Balai Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, Sabtu (17/1/2026).
Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin distribusi bantuan pangan bagi masyarakat di Kecamatan Ulujami, khususnya warga Desa Pesantren yang pemukimannya masih terisolasi akibat genangan air.
Kehadiran orang nomor satu di Pemalang tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faidzah Maenofie. Sinergi ini menunjukkan keseriusan pemerintah lintas tingkat dalam menangani bencana banjir tahunan yang melanda wilayah pesisir.

Bupati Anom menegaskan bahwa dapur umum di Kendalrejo merupakan titik krusial untuk menyokong kebutuhan dasar pengungsi. “Kami ingin memastikan bahwa setiap porsi makanan yang keluar dari sini layak konsumsi dan distribusinya cepat. Fokus utama kita saat ini adalah jangan sampai ada warga di Desa Pesantren yang terlewat atau mengalami kekurangan pangan,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menyatakan kesiapan personelnya untuk mendukung operasional dapur umum dan membantu proses distribusi logistik ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Sinergi antara TNI, Pemkab, dan relawan diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi psikososial warga terdampak.
Tak hanya meninjau ketersediaan bahan baku, rombongan yang terdiri atas Pj Sekda dan para kepala OPD Pemkab Pemalang ini juga memberikan dukungan moral bagi para petugas dan ibu-ibu PKK yang bertugas di dapur umum.
Dengan beroperasinya dapur umum ini secara penuh, diharapkan beban warga yang kini rumahnya terendam air dapat sedikit berkurang. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan keselamatan, sembari menanti bantuan logistik yang dikirimkan secara berkala melalui tim lapangan.**( Rangga Firrera).

















