banner 728x250

Industri Puji Kualitas Lulusan Akuntansi ITB ADIAS Pemalang

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedinews.com, Pemalang – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) ADIAS Pemalang menunjukkan keseriusannya dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Melalui Workshop Kurikulum Program Studi S1 Akuntansi yang digelar pada Jumat (9/1/2026), kampus ini membedah strategi penguatan kompetensi lulusan agar tetap relevan di pasar kerja internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus ITB ADIAS ini dibuka langsung oleh Rektor, Dr. H. Noor Rosyadi, S.E., M.M. Ia menekankan bahwa kurikulum yang statis akan tertinggal oleh zaman. Oleh karena itu, adaptasi terhadap regulasi baru dan perkembangan teknologi menjadi harga mati bagi institusi.”Tujuannya jelas, kita ingin mencetak sarjana yang bukan hanya pintar secara teori, tapi juga tangguh dan cepat beradaptasi di lingkungan kerja yang kian kompetitif,” tegas Dr. Noor Rosyadi.

Dua pakar nasional dihadirkan sebagai pemantik diskusi, yaitu Dr. Dwi Cahyono, S.E., M.Si., Ak. (Universitas Muhammadiyah Jember) dan Dr. Sudarman, S.E., M.M., Ak., CA, CPA (Universitas AMNI Semarang). Keduanya sepakat bahwa kurikulum masa kini harus mengawinkan etika profesi dengan kemampuan literasi keuangan digital.

Menurut Dr. Dwi Cahyono, keterlibatan pihak industri dalam menyusun kurikulum adalah langkah krusial. Hal ini diamini oleh Dr. Sudarman yang menambahkan bahwa standar global saat ini menuntut akuntan untuk memiliki fleksibilitas tinggi terhadap sistem informasi keuangan terbaru.

Momentum menarik terjadi saat perwakilan dunia usaha dan perbankan menyampaikan testimoni mereka. KADIN Pemalang serta jajaran manajer perbankan yang hadir menyatakan kepuasan mendalam terhadap performa kerja alumni ITB ADIAS.”Lulusan Akuntansi ITB ADIAS terbukti memiliki integritas dan pemahaman sistem keuangan yang sangat baik. Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran mereka di dunia kerja,” ujar salah satu pengguna lulusan dari sektor perbankan.

Ketua Program Studi S1 Akuntansi, Dian Murdianingsih, S.E., M.Ak., yang saat ini tengah menempuh studi doktoral, merasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, masukan dari para praktisi dan mitra perguruan tinggi lain—seperti Universitas Slamet Batang serta kampus-kampus di wilayah Pantura menjadi modal berharga untuk menyempurnakan kualitas pembelajaran.”Apresiasi dari mitra industri adalah bukti nyata bahwa arah pendidikan kami sudah tepat. Kami akan terus memacu mutu lulusan agar terus diakui di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Dian dengan optimis.

Langkah strategis ITB ADIAS ini diharapkan menjadi standar baru bagi perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada masa depan.( Joko Longkeyang).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *