AMKMedianews.com, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai mematangkan persiapan pesta demokrasi tingkat desa yang akan digelar pada tahun 2026 mendatang. Sebanyak 173 desa dijadwalkan bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dengan sokongan dana hibah mencapai Rp9,6 miliar.
Kepastian mengenai kucuran dana segar tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penataan dan Kerjasama Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Pemalang, Bejo Setyawidodo. Informasi ini menjadi angin segar bagi pemerintah desa di tengah persiapan tahap awal pembangunan daerah.”Tersedia bantuan keuangan sebesar Rp9,6 miliar yang dialokasikan khusus untuk 173 desa penyelenggara Pilkades di tahun 2026,” ujar Bejo saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Bodeh, Selasa (3/2/2026).
Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, skema penyaluran dana kali ini akan lebih mendetail. Bejo menjelaskan bahwa pembagian bantuan tidak dipukul rata, melainkan secara proporsional berdasarkan kondisi objektif di lapangan.
Indikator utama yang digunakan adalah jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Merujuk pada data periode 2024, terdapat sekitar 1.733 TPS yang menjadi acuan, dengan ketentuan batas maksimal 500 pemilih per TPS.”Kami baru bisa mendistribusikan anggaran setelah mengantongi data kebutuhan riil dari masing-masing desa, terutama terkait validasi DPT,” tambahnya.
Langkah ini diambil Pemkab Pemalang demi memastikan efisiensi anggaran sekaligus menjamin kualitas demokrasi di tingkat akar rumput. Dengan dukungan dana yang mumpuni, diharapkan suksesi kepemimpinan desa di “Kota Ikhlas” tersebut dapat berjalan aman, tertib, dan mampu menghasilkan pemimpin yang berkualitas bagi kemajuan desa.**( Joko Longkeyang)

















