AMKMedianews.com, Pemalang – Seluruh jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pemalang berkumpul dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) High Level Meeting. Pertemuan yang melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Ekuinda ini membahas dua isu utama yang akan menentukan stabilitas daerah: pengamanan perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), serta persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Kabupaten Pemalang, Senin (15/12/2025), dipimpin oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Endro Johan Kusuma. Hadir dalam pertemuan penting ini antara lain Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Nurkholis, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, dan Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, serta pimpinan institusi hukum dan jajaran OPD.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Pemalang, Drs. Tutuko Raharjo, M.Si., memaparkan strategi pemantauan kebutuhan bahan pokok. TPID-Ekuinda diletakkan sebagai instrumen strategis lintas sektor untuk secara ketat mengendalikan inflasi daerah dan memastikan keterjangkauan harga kebutuhan pokok menjelang dan selama masa Nataru.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengapresiasi sinergi seluruh unsur. Ia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi, ketenteraman sosial, dan keamanan wilayah adalah fondasi vital yang harus dijaga demi keberlanjutan pembangunan.
Agenda kedua berfokus pada Pilkades Serentak 2026, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama kesiapan Pilkades.
Mewakili Kodim 0711/Pemalang, Mayor Kav Agus Solihin, S.H., menyampaikan kesiapan penuh TNI AD dalam mendukung pengamanan dan menjaga kondusivitas, baik saat perayaan Nataru maupun seluruh tahapan Pilkades Serentak.
Senada, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M., menyatakan Polres siap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan melaksanakan pengamanan maksimal selama periode Nataru dan Pilkades.
Bupati Anom menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial menjelang Pilkades. Ia menginstruksikan agar seluruh tahapan kontestasi di tingkat desa dilaksanakan secara netral, aman, tertib, dan mematuhi peraturan perundang-undangan.“Stabilitas ekonomi dan stabilitas politik desa saling berkaitan erat. Oleh karena itu, pengendalian inflasi, pengamanan wilayah, dan pengelolaan Pilkades harus dilaksanakan secara terintegrasi dan saling mendukung,” tegas Bupati.
Bupati berharap, hasil dari rapat koordinasi ini segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang jelas dan terukur demi stabilitas daerah serta kesejahteraan masyarakat Pemalang.( Walis ER).
















