AMKMedianews.com, Pemalang – Kebuntuan yang dialami seorang warga Desa Randudongkal, Kabupaten Pemalang, terkait ijazah SMA yang tertahan selama dua tahun akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang melibatkan peran media dan atensi langsung dari pucuk pimpinan Jawa Tengah, dokumen vital tersebut kini telah kembali ke tangan pemiliknya, Kamis (12/2/2026).
Penyelesaian masalah ini bermula dari inisiatif Walis Erlangga Firrera, CEO AMKMedianews.com, yang menjembatani keluhan warga dengan pihak SMA Negeri 1 Randudongkal. Menariknya, proses ini berjalan lebih cepat setelah adanya komunikasi intensif via WhatsApp dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memberikan respons seketika.
Walis Erlangga menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata fungsi pers dalam membantu kesulitan masyarakat. Ia mengapresiasi kecepatan birokrasi saat ini, terutama kemudahan akses komunikasi dengan Gubernur yang sangat membantu warga di tingkat akar rumput.”Alhamdulillah, Kamis ini menjadi hari yang sangat penuh syukur. Setelah tertahan dua tahun, ijazah salah satu warga Randudongkal berhasil diserahkan langsung kepada pemiliknya,” ujar Walis saat dikonfirmasi, Kamis siang.
Ia menambahkan bahwa respons cepat dari Gubernur Ahmad Luthfi menjadi kunci utama yang mempermudah koordinasi lapangan. “Komunikasi kami direspons dengan sangat cepat oleh Bapak Gubernur, sehingga hambatan yang selama ini ada bisa segera diatasi dengan cara yang baik,” tambahnya.
Walis juga memberikan apresiasi kepada jajaran SMA Negeri 1 Randudongkal atas keterbukaan mereka dalam berkomunikasi. Kerja sama yang baik antara pihak sekolah, media, dan pemerintah daerah ini dianggap sebagai preseden positif dalam penyelesaian kendala administratif pendidikan.”Kami berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah kooperatif. Semoga ini menjadi solusi terbaik dan membawa manfaat bagi masa depan pemilik ijazah agar bisa segera digunakan untuk melanjutkan cita-citanya,” pungkas Walis.

















