banner 728x250

Air Mata Gubernur Ahmad Luthfi di Bumi Bersinar: Selamat Jalan Mas Benny

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Klaten – Kabupaten Klaten dilingkupi suasana haru yang menyesak dada. Minggu pagi (8/2/2026), ribuan pelayat memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto. Di antara kerumunan itu, tampak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, hadir dengan raut wajah penuh duka.

​Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut bukan sekadar seremoni kedinasan. Bagi Ahmad Luthfi, kepergian Benny adalah kehilangan personal. Ia bukan saja kehilangan rekan kerja di birokrasi, melainkan kehilangan sosok yang sudah dianggap layaknya anak kandung sendiri.

​Dalam prosesi pelepasan jenazah, Ahmad Luthfi memberikan kesaksian yang menggetarkan hati para pelayat. Dengan suara yang sesekali parau, ia mengenang perjalanan hidup almarhum yang ia kenal bahkan sebelum menjabat sebagai wakil rakyat.”Secara pribadi, beliau sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saya mengenal Mas Benny sejak ia belum menjadi siapa-siapa hingga mengabdikan diri untuk masyarakat Klaten,” kenang Luthfi.

​Di hadapan para pelayat dan keluarga, Gubernur mengajak semua yang hadir untuk bersaksi atas kebaikan almarhum selama hidup.​”Kita sepakat bahwa almarhum Mas Benny adalah tiyang sae (orang baik)? Kita sepakat beliau adalah piyantun sae?” seru Luthfi. Jawaban “Sae!” pun menggema dari mulut para pelayat yang memadati area rumah duka.

Mendiang Benny Indra Ardhianto dikenal sebagai pemimpin muda yang enerjik dan santun. Politisi Partai Gerindra ini meninggalkan kesan mendalam karena kerendahhatiannya. Meski berstatus pejabat publik, almarhum dikenal tidak pernah menyakiti hati rekan kerja maupun masyarakatnya.

​Ahmad Luthfi mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan. “Atas nama Pemerintah Provinsi, kami memohon maaf jika ada kekhilafan selama interaksi dinas. Kita relakan kepergiannya menuju tempat terbaik,” pungkas Gubernur sebelum jenazah diberangkatkan.

​Prosesi pemakaman juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari wilayah Solo Raya serta tokoh-tokoh masyarakat yang ingin melepas kepergian sang pemimpin muda menuju peristirahatan abadi( Joko Longkeyang).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *