AMKMedianews.com, Pemalang – Kabar bahagia datang dari ratusan tamu Allah di wilayah eks-Kawedanan Pemalang. Sebanyak 276 Calon Jamaah Haji (CJH) tahun keberangkatan 2026 resmi dilepas oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam prosesi khidmat yang digelar di Gedung KWK Desa Iser, Kecamatan Petarukan, Minggu (5/4/2026).
Jumlah jamaah yang diberangkatkan kali ini mencakup tiga wilayah strategis, dengan rincian: Kecamatan Taman: 100 orang. Kecamatan Pemalang: 99 orang.Kecamatan Petarukan: 77 orang.
Jaminan Fasilitas dan Pelayanan Prima
Bupati Anom Widiyantoro dalam pidatonya menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak akan main-main dalam memberikan dukungan. Ia menjamin bahwa seluruh hak dan kebutuhan pelayanan para jamaah akan dipenuhi secara maksimal sesuai regulasi daerah.”Tanggung jawab kami adalah memastikan bapak dan ibu bisa beribadah dengan tenang. Koordinasi intensif dengan petugas haji di lapangan terus kami kawal demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah di sana nanti,” tegas Bupati Anom.
Momen Haru dan Syukur Pasca-Lebaran
Keberangkatan tahun ini dirasa sangat spesial. Selain karena masa tunggu yang panjang, momen pelepasan ini juga bertepatan dengan suasana hangat pasca-Idulfitri. Bupati memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bermaaf-maafan sekaligus memberikan bekal doa kepada para jamaah.”Di tengah masa tunggu yang panjang, tahun ini menjadi jawaban atas doa bapak dan ibu sekalian. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya memohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua,” ucapnya penuh haru.
Respons Positif Jamaah
Rasa syukur juga terpancar dari raut wajah para jamaah. Ismail Husein, yang didaulat mewakili rekan-rekannya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas atensi Pemkab Pemalang. Menurutnya, persiapan teknis yang difasilitasi pemerintah sangat membantu kesiapan mental jamaah.”Kami sangat terbantu dengan segala fasilitas dan arahan yang diberikan. Ini menjadi bekal penting bagi kami sebelum menginjakkan kaki di Baitullah,” ujar Ismail.
Prosesi ini menjadi gerbang awal perjalanan spiritual yang panjang. Harapan besar tersemat agar seluruh rombongan diberikan kesehatan fisik, kekuatan batin, hingga nantinya kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.**( Joko Longkeyang).















