banner 728x250

Sinergi Pengamanan Banser dan PWI–Laskar Sabilillah Warnai Pengajian Halal Bihalal Dukuh Rani

  • Bagikan

Pemalang|amkmedia news.com, Rabu 25 Maret 2026 — Pengajian dalam rangka Halal Bihalal warga Dukuh Rani, Kecamatan Randudongkal, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menunjukkan kuatnya sinergi pengamanan antara Banser dan PWI – Laskar Sabilillah Kabupaten Pemalang dalam menjaga kondusivitas acara.

Sejak awal kegiatan, unsur pengamanan tampak siaga dan terkoordinasi dengan baik. Kehadiran Banser serta PWI – Laskar Sabilillah menjadi bentuk nyata komitmen organisasi masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kelancaran kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Sinergi ini sekaligus mencerminkan peran aktif elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial berbasis nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Di bawah komando Ketua Pimpinan Daerah PWI-Laskar Sabilillah Kabupaten Pemalang, Kyai Ismail Husain, S.H.I., pasukan Laskar Sabilillah yang diterjunkan dalam kegiatan ini berjumlah kurang lebih 100 anggota. Mereka merupakan perwakilan dari beberapa kecamatan yang secara khusus ditugaskan untuk mendukung pengamanan acara di Dukuh Rani.

Sementara itu, sebagian anggota lainnya tetap menjalankan tugas pengamanan di wilayah berbeda yang juga tengah menggelar kegiatan Halal Bihalal. Seluruh personel dinyatakan siap melaksanakan tugas dan perintah organisasi dalam memenuhi undangan panitia, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan komitmen terhadap tugas kelembagaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh mubaligh tingkat nasional, KHR Syarif Rahmat, RA, SQ., MA., yang dikenal dengan penampilan khas busana serba hitam dan blangkon yang selalu melekat sebagai identitas dirinya. Sebelum menghadiri lokasi acara, KHR Syarif Rahmat diketahui sempat bertransit di kediaman Gus Aji, seorang pendekar senior Pagar Nusa yang dikenal konsisten mengkader dan melatih para muridnya dengan penuh ketulusan. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi ulama dan tokoh pencak silat dalam memperkuat jaringan keilmuan dan kebangsaan.

Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat persatuan serta mengingatkan pentingnya menjaga kesadaran kolektif sebagai bangsa.
Dalam penyampaiannya, KHR Syarif Rahmat menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh melupakan jati diri bangsa serta sejarah perjuangan para ulama dan pahlawan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman. “Kita harus tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang berakar pada tradisi, budaya, dan perjuangan para ulama serta pahlawan. Jangan sampai kita tercerabut dari identitas kita sendiri,” ujarnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa situasi saat ini memerlukan penguatan kesadaran kolektif untuk membentengi bangsa dari berbagai bentuk ancaman, termasuk pola penjajahan gaya baru yang kerap berbalut isu-isu religius. Selain itu, ia menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran doktrin-doktrin yang berpotensi menyesatkan dan memecah belah persatuan umat.
Di sisi lain, Banser dan PWI- Laskar Sabilillah Kabupaten Pemalang menegaskan komitmen mereka untuk terus bersinergi dalam menjaga kedaulatan negara sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi yang telah diatur dalam AD/ART. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa, khususnya di tingkat lokal.

Kesuksesan dan kelancaran acara ini juga tidak lepas dari dukungan penuh warga sekitar serta peran aktif para pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Randudongkal. Kebersamaan antara masyarakat dan unsur organisasi keagamaan tersebut menjadi kunci utama terselenggaranya kegiatan yang tertib, aman, dan penuh khidmat.

Kegiatan pengajian Halal Bihalal ini pun ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarwarga. Suasana hangat penuh kebersamaan menjadi penegas bahwa nilai silaturahmi, persatuan, dan kepedulian sosial masih terjaga kuat di tengah masyarakat Dukuh Rani.

Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat serta semangat kebangsaan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penulis : Al Fatih Ibnu Rois

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *