AMKMedianews.com, Pemalang – Warga Dukuh Sarangan, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, kini bisa bernapas lega. Penantian panjang mereka akan akses jalan yang layak akhirnya berbuah manis dengan selesainya pembangunan Jembatan Armco Kali Penakir yang kini sudah mulai beroperasi normal pada Minggu (15/3/2026).
Sebelumnya, mobilitas masyarakat di lereng Gunung Slamet ini sempat terhambat serius. Jembatan lama yang menjadi urat nadi warga hancur total akibat terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu. Kondisi ini memaksa warga bertaruh nyawa atau memutar jauh demi kebutuhan ekonomi dan pendidikan anak sekolah.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Keberhasilan pembangunan infrastruktur ini merupakan hasil nyata kolaborasi lintas sektor. Personel Kodim 0711/Pemalang bersama para relawan, instansi pemerintah terkait, dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan percepatan pembangunan dengan teknologi jembatan Armco yang dikenal tangguh.”Inilah bukti nyata sinergi di lapangan. Kami hadir untuk memastikan dampak bencana dapat segera teratasi sehingga roda ekonomi masyarakat di Desa Penakir tidak lagi tersendat,” ujar salah satu koordinator lapangan dari pihak terkait.
Harapan Baru Ekonomi Warga
Rasa syukur tak bendung diungkapkan oleh warga Dukuh Sarangan. Bagi mereka, jembatan ini lebih dari sekadar beton, melainkan harapan baru untuk menyambung hidup pasca-bencana.”Kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI dan semua pihak yang peduli. Sekarang kami tidak perlu khawatir lagi saat membawa hasil bumi ke pasar atau saat anak-anak berangkat sekolah,” ungkap seorang tokoh warga setempat dengan penuh haru.
Selesainya jembatan ini diharapkan tidak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga meningkatkan ketahanan wilayah terhadap potensi bencana di masa mendatang.**( Joko Longkeyang).















