banner 728x250

Jamin Keselamatan Warga Sirampog, Pemprov Jateng Siapkan Relokasi Cepat

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Brebes – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah tegas guna menangani fenomena tanah gerak yang melanda kawasan perbukitan di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa keselamatan 532 jiwa yang terdampak menjadi urgensi utama melalui skema evakuasi barang dan percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara).

​Saat meninjau pusat pengungsian di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al Munawir pada Rabu (18/2/2026), Ahmad Luthfi meminta warga untuk tidak memaksakan diri kembali ke rumah masing-masing. Menurutnya, kondisi tanah yang masih labil akibat cuaca ekstrem sangat berisiko bagi keselamatan warga.”Kunci utamanya adalah pemindahan orang dan barang ke zona aman. Saya minta masyarakat tetap di pengungsian, keselamatan nomor satu. Soal barang-barang yang tertinggal, tim gabungan TNI dan Polri akan membantu proses pemindahannya secara terorganisasi,” tegas Luthfi.

Pemulihan Infrastruktur dan Logistik Ramadan

​Bencana alam ini tidak hanya merusak permukiman warga, namun juga menyebabkan jalan desa sepanjang 700 meter ambles serta merusak fasilitas pendidikan dan tempat ibadah. Menanggapi hal tersebut, Pemprov Jateng telah berkoordinasi dengan KPH Perhutani Pekalongan Barat untuk memanfaatkan lahan di petak 34G sebagai lokasi pembangunan huntara.

​Ahmad Luthfi juga memberikan atensi khusus pada aspek konsumsi mengingat saat ini memasuki periode Ramadan. Ia menginstruksikan dapur umum agar tidak hanya menyediakan makanan pokok, tetapi juga memastikan menu sahur, buka puasa, dan takjil tersedia dengan gizi yang cukup bagi para pengungsi.

Dukungan Lintas Sektor

​Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat jajaran provinsi. Ia memastikan bahwa seluruh perangkat daerah di Kabupaten Brebes telah bersinergi untuk mendampingi warga selama masa transisi ini.

​Bantuan materiil senilai total Rp175,97 juta telah dikucurkan yang bersumber dari berbagai instansi seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga PMI. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama kelompok rentan seperti balita yang membutuhkan perlengkapan mandi dan nutrisi khusus.

​Pemerintah daerah bersama Badan Geologi berkomitmen akan terus memantau pergerakan tanah di arah barat daya Sirampog guna memastikan proses pemulihan berjalan tanpa kendala keamanan bagi pekerja maupun masyarakat setempat.**( Joko Longkeyang)

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *