banner 728x250

Langkah Nyata Desa Kramat: Sulap Kolam Terpal Jadi Lumbung Ekonomi

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Upaya memperkuat kedaulatan pangan di tingkat desa mulai menunjukkan hasil gemilang. BUMDesa Kramat Mulya, yang berlokasi di Desa Kramat, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sukses melaksanakan panen perdana budidaya ikan lele pada Selasa (30/10/2025).

Program yang digulirkan untuk menyambut Ketahanan Pangan Tahun 2025 ini memanfaatkan 12 unit kolam terpal berukuran 3 \times 6 meter. Sejak dimulai pada 13 Oktober 2025, sebanyak 25.000 bibit lele dikelola secara intensif oleh pengurus BUMDesa.

Dalam kegiatan panen yang dihadiri oleh Pemerintah Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD) tersebut, total ikan yang berhasil diangkat mencapai 91 kilogram. Kualitas ikan tergolong seragam dengan ukuran 9 ekor per kilogram. Sementara itu, sebagian ikan yang belum mencapai ukuran standar direncanakan akan dipanen pada pekan depan untuk menjaga kualitas konsumsi.

Dari sisi bisnis, BUMDesa memilih menyalurkan hasil panen melalui tengkulak dengan harga Rp20.000 per kilogram. Meski harga eceran di pasar menyentuh Rp25.000 per kilogram, kerja sama dengan tengkulak dinilai lebih strategis karena mampu menyerap seluruh volume panen secara instan, sehingga arus kas unit usaha tetap terjaga.

Manager Peternakan BUMDesa Kramat Mulya, Carmono, menekankan bahwa proyek ini memiliki dampak sosial yang besar. Target ke depannya adalah memberdayakan warga desa untuk mendistribusikan ikan secara langsung ke sektor kuliner seperti warung dan rumah makan.”Tujuannya adalah inklusi ekonomi. Jika warga terlibat dalam distribusi, mereka bisa mendapatkan peluang penghasilan tambahan, sementara konsumen mendapatkan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar,” tutur Carmono.

Senada dengan visi tersebut, Dina Intan Kartika selaku PLD memberikan rekomendasi inovatif agar BUMDesa mulai merambah ke produk olahan setengah jadi. Ia mengusulkan pembuatan lele marinasi dalam kemasan siap masak yang disimpan di ruang pendingin.”Produk marinasi ini adalah solusi untuk meningkatkan value produk. Selain lebih awet, produk ini memiliki nilai jual lebih tinggi dan praktis bagi konsumen modern. Inovasi ini juga diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Desa Kramat,” jelas Dina.

Dengan sinergi antara budidaya yang konsisten dan inovasi pengolahan, BUMDesa Kramat Mulya kini berada di jalur yang tepat menuju kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

Laporan : Supeno LPMD IT Kramat

Editor : Joko Longkeyang

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *