banner 728x250

MBG Dorong Gizi Anak dan Ekonomi Lokal di Pemalang Berkembang

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pemalang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Tidak hanya meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah, program ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, saat meresmikan dapur MBG di Desa Kebojongan, Kecamatan Comal, Senin (3/11/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa MBG dapat menjadi penggerak ekonomi lokal melalui pemanfaatan bahan pangan dari masyarakat sekitar.“Kita harapkan telur dari warga sekitar bisa dibeli oleh dapur MBG. Begitu juga sayuran yang ditanam di desa-desa ini, nanti bisa ikut terserap. Inilah nilai ekonomi yang kita dorong melalui program MBG,” ujar Nurkholes.

 

Program ini telah berjalan sejak Juli 2025 dan hingga kini telah terbentuk 35 dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah Pemalang. Pemerintah Kabupaten menargetkan 125 dapur aktif pada tahun 2026, sebagai upaya memperluas cakupan manfaat program.

Selain meningkatkan ketersediaan gizi anak-anak, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan di setiap dapur MBG. Menurutnya, higienitas menjadi faktor utama dalam pelaksanaan program ini.“Kami menekankan agar kualitas dan keamanan makanan selalu dijaga. Ini penting untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan anak-anak,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Nurkholes turut meninjau langsung operasional dapur, mulai dari kebersihan tempat hingga peralatan seperti ompreng (piring seng) untuk makanan. Ia juga berdialog dengan para juru masak yang terlibat dalam penyediaan hidangan bergizi setiap harinya.“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini. Semoga dengan kerja sama yang baik, kita dapat terus mendorong kesejahteraan masyarakat Pemalang,” pungkasnya.

Program MBG menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesehatan anak, sekaligus memberdayakan potensi ekonomi di tingkat desa.**( Joko Longkeyang ).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *