Pemalang|Amknews.com -Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Dusun Bengkeng menyebabkan terjadinya longsor tebing yang menutup sebagian badan jalan utama desa, Rabu (14/01/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas hingga menimbulkan kemacetan panjang.
Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian jalan, sehingga kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas secara normal. Kondisi tersebut membuat antrean kendaraan mengular, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas masyarakat.
Beruntung, tidak lama setelah kejadian, warga sekitar dengan sigap turun tangan melakukan pembersihan secara gotong royong. Dengan menggunakan alat seadanya, masyarakat menyingkirkan tanah dan batu yang menutupi badan jalan agar akses transportasi dapat kembali digunakan.
“Begitu longsor terjadi, warga langsung bergerak bersama-sama membersihkan jalan agar tidak terlalu lama menghambat aktivitas,” ujar salah satu warga setempat.
Upaya pembersihan tersebut membuahkan hasil. Dalam waktu relatif singkat, jalan kembali bisa dilalui kendaraan meskipun arus lalu lintas masih berjalan secara bergantian. Hingga proses pembersihan selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan kendaraan akibat kejadian tersebut.
Meski demikian, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih didominasi hujan dengan intensitas cukup tinggi. Wilayah Dusun Bengkeng yang memiliki kontur perbukitan dinilai rawan terhadap bencana longsor, terutama saat musim hujan.
Masyarakat berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk melakukan langkah antisipasi, seperti pengecekan kondisi tebing dan perbaikan sistem drainase, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Dengan adanya kerja sama dan kepedulian bersama, warga berharap keamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari di Dusun Bengkeng dapat terus terjaga, meskipun di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
(Irfa maulana)

















