AMKMedianews.com, Brebes– Upaya TNI Angkatan Darat dalam mengatasi kesulitan masyarakat terhadap akses air bersih terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki hari ke-22 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, pembangunan infrastruktur bak penampungan air di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, kini telah menyentuh tahap penyelesaian (finishing), Rabu (4/3/2026).
Fokus pengerjaan saat ini dialihkan pada proses pengecatan dinding bak, baik di sisi internal maupun eksternal. Langkah ini merupakan bagian krusial dari program unggulan Kasad bertajuk “TNI Manunggal Air” yang dicanangkan di wilayah Kodim 0713/Brebes.
Satgas TMMD bersama penduduk setempat terlihat sangat teliti dalam mengaplikasikan cat khusus kedap air (waterproofing). Penggunaan material ini bukan sekadar untuk mempercantik bangunan, melainkan sebagai langkah teknis guna melindungi struktur beton dari rembesan serta memastikan tidak ada air yang terbuang akibat kebocoran.
Dansatgas TMMD 127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menekankan bahwa hasil yang maksimal menjadi target utama agar sarana ini memiliki daya pakai yang lama.”Hari ini pengerjaan sudah masuk pada tahap pengecatan. Kami memastikan material yang digunakan berkualitas tinggi supaya bak ini awet dan tidak bocor. Fasilitas ini harus benar-benar fungsional dan rapi untuk warga,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo saat meninjau lokasi.
Ketersediaan air bersih diyakini akan menjadi pendorong utama peningkatan derajat kesehatan dan ekonomi warga Cikuya. Selama ini, ribuan warga di desa tersebut kerap kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau panjang melanda.
Kepala Desa Cikuya, Sekod, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya melihat kemajuan fisik yang begitu tertata. Ia menyebut infrastruktur ini sebagai solusi permanen yang sudah dinanti selama bertahun-tahun.”Bagi warga kami, ini adalah mimpi yang jadi nyata. Dulu hanya bisa membayangkan punya penampungan air sebagus ini. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kasad dan jajaran Kodim Brebes,” ungkap Sekod.
Guna menjaga keberlangsungan fasilitas tersebut, pihak desa berkomitmen membentuk tim pengelola khusus setelah aset ini diserahterimakan secara resmi. Program “TNI Manunggal Air” di Desa Cikuya diharapkan dapat segera diresmikan dalam waktu dekat untuk melayani kebutuhan harian masyarakat.( Joko Longkeyang )

















