banner 728x250

Slamet Ramuji Legislator PKB Pimpin Aksi Gelar “Benteng Darurat” di Desa Mojo, Hadang Luapan Sungai Comal

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Memasuki awal tahun 2026, ancaman banjir akibat meluapnya Sungai Comal kembali membayangi warga di pesisir utara Jawa Tengah. Merespons kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji, mengambil langkah cepat dengan terjun langsung ke lokasi titik rawan bencana.

Pada Jumat (2/1/2026), di tengah kesibukannya sebagai pimpinan legislatif, Slamet Ramuji terlihat membaur bersama masyarakat Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Tanpa sekat, ia memimpin aksi kerja bakti membangun tanggul penahan air sementara guna memitigasi dampak banjir yang kerap menghantui wilayah tersebut setiap tahunnya.

Fokus utama mitigasi kali ini adalah pembangunan talud darurat yang memanfaatkan ribuan kantong berisi tanah. Tanggul buatan ini membentang untuk melindungi pemukiman warga, khususnya di lingkungan RW 05 hingga RW 08 Desa Mojo. Wilayah ini dikenal sebagai zona paling rentan karena posisinya yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Comal.”Kami menyadari bahwa ancaman luapan Sungai Comal di Desa Mojo adalah persoalan tahunan yang serius. Pembangunan talud darurat dengan kantong tanah ini memang belum menjadi solusi permanen yang maksimal, namun ini adalah upaya perlindungan dini agar air tidak langsung merendam rumah warga,” ujar Slamet Ramuji di sela-sela aktivitasnya mengangkut material bersama warga.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami, Slamet Ramuji menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi. Ia memahami betul kerugian materiel maupun imateriel yang dialami warga setiap kali banjir melanda.

Meskipun tanggul darurat telah dibangun, ia tetap mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang maupun instansi terkait di tingkat provinsi untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur penahan banjir yang permanen dan lebih kokoh di sepanjang aliran Comal.”Kerja bakti hari ini adalah bukti soliditas warga. Namun, secara legislatif, kami akan terus mengawal aspirasi ini agar Desa Mojo mendapatkan penanganan infrastruktur yang lebih representatif ke depannya. Kita tidak boleh membiarkan warga terus-menerus merasa waswas setiap kali hujan deras mengguyur,” tambahnya tegas.

Aksi yang dilakukan legislator PKB ini mendapat apresiasi luas dari penduduk setempat. Kehadiran sosok pimpinan dewan di lapangan dinilai memberikan motivasi tambahan bagi warga untuk tetap tangguh menghadapi tantangan alam.

Kombinasi antara kebijakan strategis di meja hijau dan aksi nyata di lapangan hijau diharapkan mampu meminimalisasi dampak bencana di Kecamatan Ulujami. Hingga berita ini diturunkan, ratusan kantong tanah telah berhasil disusun membentuk barikade yang diharapkan mampu meredam laju debit air jika sewaktu-waktu Sungai Comal meluap kembali.( Joko Longkeyang).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *