banner 728x250

Rumah Rakyat Hadir di Tiga Daerah, Gubernur Luthfi Tegaskan Pelayanan 24 Jam untuk Warga Jateng

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Surakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memperluas akses layanan publik dengan meresmikan Program Rumah Rakyat di tiga wilayah sekaligus, yakni eks Bakorwil Surakarta, Pati, dan Banyumas. Peresmian tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Cabang Dinas Pendidikan VII, Pasar Kliwon, Surakarta, Kamis (30/10/2025).

Program ini sekaligus menjadi pelengkap setelah Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan, Semarang, lebih dulu difungsikan sebagai Rumah Rakyat. Peluncuran dilakukan bersamaan dengan agenda “Gubernur Menyapa” yang terhubung secara daring di tiga lokasi tersebut.

Gubernur Luthfi menegaskan, keberadaan Rumah Rakyat akan memudahkan warga untuk menyampaikan aspirasi atau pengaduan tanpa harus ke Semarang.

“Masyarakat dari Solo, Sragen, Boyolali, Karanganyar cukup datang ke Bakorwil Surakarta. Silakan mengadu apa saja. Kami buka pintu seluas-luasnya,” ujarnya.

Menurutnya, setiap rumah rakyat akan menjadi pusat pengaduan masyarakat yang beroperasi 24 jam, dan setiap laporan wajib ditindaklanjuti dalam kurun waktu satu hari.“Ini menjadi barometer kualitas layanan kami. Setiap aduan harus diproses maksimal 24 jam,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemprov Jateng juga memperkenalkan Aplikasi Super Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN). Aplikasi tersebut memuat kanal aduan, informasi publik, hingga layanan darurat yang terhubung dengan petugas secara real-time.

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat memantau progress laporan, berkomunikasi langsung dengan petugas, dan mengakses layanan pemerintahan dalam satu platform digital.

Sejak diuji coba Mei hingga Oktober 2025, aplikasi tersebut telah mencatat lebih dari 9.300 aduan, dimana lebih dari 5.900 laporan telah tuntas diproses.“Pelayanan publik bukan sekadar administrasi, tapi juga soal empati. Pemerintah harus hadir, mendengar, dan menuntaskan masalah masyarakat,” tutur Luthfi.

Gubernur juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi agar masyarakat dapat memantau kinerja pemerintah secara langsung.“Birokrasi kita harus transparan. Anggaran dan program bisa dicek publik. Karena pemerintahan ini milik rakyat, dijalankan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Program Rumah Rakyat dan JNN dikembangkan bersama berbagai perangkat daerah dengan dukungan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah sebagai mitra strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di akhir acara, Gubernur kembali mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini. “Rumah kalian di Solo ada di Bakorwil Surakarta, di Pati ada di Bakorwil Pati, dan di wilayah Banyumas silakan ke Bakorwil Banyumas. Pemerintah siap melayani kapan saja,” pungkasnya.( Joko Longkeyang ).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *