banner 728x250

Misi MAHABHAKTI: Jurus Mahasiswa UNDIP Pulihkan Agam Pascabencana

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menegaskan peran aktifnya dalam aksi kemanusiaan. Sebanyak 50 mahasiswa lintas disiplin diterjunkan ke Kabupaten Agam, Sumatra Barat, untuk mengawal program “MAHABHAKTI”. Inisiatif ini berfokus pada pemulihan infrastruktur dasar dan ketahanan pangan masyarakat yang terdampak banjir serta tanah longsor.

​Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, menjadi titik pusat pengabdian. Wilayah ini dipilih karena memiliki tingkat kerawanan bencana hidrometeorologi yang cukup tinggi. Tak sekadar datang, para mahasiswa membawa misi strategis: mengintegrasikan teknologi pengelolaan air bersih dengan revitalisasi lahan pertanian padi.

​Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP, Prof. Suherman, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan efek jangka panjang. Pihaknya tidak ingin kehadiran akademisi hanya menjadi pelengkap acara formal.​”Mahasiswa kami dorong untuk menghadirkan solusi aplikatif. Kehadiran mereka harus berdampak berkelanjutan, membantu masyarakat bangkit melalui inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pascabencana,” tegas Prof. Suherman (10/2).

​Hal senada diungkapkan oleh Koordinator Kegiatan, Dr. Ir. Fahmi Arifan. Ia menjelaskan bahwa para mahasiswa dari Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri hingga Kesehatan Masyarakat akan melakukan transfer teknologi sederhana kepada warga.​”Kami ingin masyarakat tidak hanya terbantu secara fisik, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan untuk mengelola sumber daya secara mandiri,” ungkap Fahmi.

​Program MAHABHAKTI ini selaras dengan agenda nasional Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan dimulai dari desa. Secara global, aksi ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada poin air bersih (SDGs 6), pemberantasan kelaparan (SDGs 2), dan tanggap perubahan iklim (SDGs 13).

​Apresiasi tinggi datang dari pemerintah setempat. Wali Nagari Salareh Aia, Rijal Islami T., menyebut kehadiran mahasiswa UNDIP memberikan motivasi baru bagi warganya.​”Inisiatif ini sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran warga mengenai mitigasi bencana dan cara mengelola kekayaan alam secara berkelanjutan,” tutur Rijal.

​Melalui pengalaman terjun langsung ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga mempertajam empati sosial dan kepemimpinan dalam merespons permasalahan bangsa secara inklusif.( Joko Longkeyang)

 

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *