AMKMedianews.com, Pemalang – Duka mendalam menyelimuti wilayah selatan Pemalang. Akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur sejak Sabtu malam, bencana tanah longsor menerjang wilayah Dusun Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu pagi (25/1) sekitar pukul 06.00 WIB. Nahas, dua orang warga dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.
Bencana yang terjadi di kawasan lahan milik Perhutani ini tidak hanya merusak alam, tetapi juga menelan kerugian materiel dan korban jiwa. Berdasarkan laporan cepat dari Pemerintah Desa Bongas, dua warga yang diduga tertimbun material tanah adalah Hamim (60) dan Aksinudin (40). Selain itu, satu hektare lahan padi siap panen rusak parah dan lima ekor kambing milik warga turut hilang.”Kami sedang berupaya maksimal melakukan pencarian. Kondisi tanah di lokasi masih sangat labil, warga bersama aparat desa dan relawan saat ini bergotong royong di titik kejadian,” ungkap Kades Bongas, Arum Subiyakta, dalam laporan resminya.
Penyebab utama musibah ini disinyalir karena curah hujan yang ekstrem yang membuat kondisi tanah perbukitan menjadi jenuh air dan labil. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih cukup mencekam lantaran potensi longsor susulan masih sangat tinggi, terutama jika hujan kembali turun.
Upaya penanganan awal telah dilakukan oleh unsur Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para relawan lokal. Mereka bahu-membahu mengamankan lokasi guna mencegah adanya korban tambahan dari warga yang mendekat.
Pemerintah Desa Bongas telah berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Kabupaten Pemalang dan Camat Watukumpul. Saat ini, tim di lapangan sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa peralatan pencarian dan evakuasi yang lebih memadai untuk melacak keberadaan kedua korban.
Mengingat medan yang cukup sulit di area perhutani tersebut, kecepatan bantuan dari BPBD sangat diharapkan demi efektivitas proses pencarian yang kini tengah berpacu dengan waktu.( Joko Longkeyang)
















