banner 728x250

Kodim Pemalang  Hantarkan Peristirahatan Terakhir Sang Jenderal di Tanah Kelahiran Kabupaten Pemalang

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Deru salvo dan langkah tegap prajurit TNI menjadi penghantar terakhir bagi Brigjen TNI (Purn) M. Haryanto, S.IP, menuju tempat peristirahatan abadi. Kodim 0711/Pemalang menggelar upacara persemayaman dan pemakaman militer yang penuh khidmat bagi mendiang sang jenderal di TPU Pagaran, Pemalang, Kamis (15/1).

Pria yang lahir di Pemalang pada 2 November 1969 ini mengembuskan napas terakhirnya di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jakarta, pada Rabu (14/1) malam. Kepergian sosok yang pernah mengabdi sebagai Perwira Ahli Staf Khusus Tingkat II Bidang Komunikasi Sosial Panglima TNI tersebut meninggalkan duka mendalam bagi tanah kelahirannya.

Marsma TNI (Purn) Drs. Moh. Frans Yusuf, M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan bahwa prosesi ini adalah bentuk apresiasi tertinggi negara. Menurutnya, Almarhum bukan sekadar prajurit, melainkan putra terbaik bangsa yang telah mewakafkan hidupnya demi kedaulatan NKRI.”Bangsa ini kehilangan putra terbaik yang senantiasa memegang teguh prinsip perjuangan. Nilai pengabdian yang ditunjukkan Almarhum selama hidupnya harus menjadi inspirasi dan teladan bagi kita yang masih melanjutkan perjuangan,” tuturnya dalam suasana duka yang menyelimuti kediaman Almarhum Jalan Progo Kebondalem, Kabupaten Pemalang.

Almarhum Mochamad Haryanto merupakan sosok yang kaya akan pengalaman dan prestasi. Sebagai lulusan Akademi Militer, ia telah mengantongi berbagai tanda kehormatan bergengsi, di antaranya Bintang Kartika Eka Paksi Nararya dan Bintang Yudha Dharma Nararya. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dedikasinya selama puluhan tahun berseragam loreng.

Upacara yang dikomandoi oleh Kapten Arm Andumiyanta ini dihadiri oleh jajaran petinggi Kodim 0711/Pemalang, perwakilan Polri, Ketua LVRI Pemalang, serta kerabat dan masyarakat setempat.

Di sela-sela doa, Inspektur Upacara mengajak seluruh pelayat untuk melapangkan dada dan memaafkan segala khilaf Almarhum semasa hidup. “Mari kita antar Almarhum dengan doa terbaik, agar segala dharma baktinya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkasnya.

Hingga prosesi tabur bunga berakhir, suasana tetap berlangsung tertib sebagai penghormatan terakhir bagi sang jenderal yang kini telah damai di pangkuan Ibu Pertiwi.( Rangga Firrera).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *