banner 728x250

Jateng Targetkan Kirim 500 Ribu Tenaga Ahli ke Luar Negeri, Bukan Lagi Pekerja Kasar!

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Semarang – Paradigma pekerja migran asal Jawa Tengah kini resmi bergeser. Tidak lagi sekadar mengirim tenaga kerja lapangan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini tancap gas mencetak Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor profesional yang siap bersaing di pasar global dengan perlindungan hukum yang ekstra ketat.

​Langkah strategis ini ditegaskan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menyambut Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, di Kantor Gubernur, Kamis (5/3/2026). Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jateng akan menjadi motor penggerak utama dalam memenuhi target Presiden Prabowo Subianto untuk menempatkan 500 ribu tenaga ahli di mancanegara.

​Pekerja Migran Adalah Duta Bangsa

​Ahmad Luthfi menekankan bahwa PMI adalah “Duta Investasi” Indonesia. Oleh karena itu, keselamatan dan kompetensi mereka menjadi harga mati. Data menunjukkan tren peningkatan PMI asal Jateng yang signifikan, dengan puncak mencapai 66.610 orang pada 2024.

​”Kami ingin mereka berangkat sebagai profesional yang kompeten, bukan korban prosedur ilegal. Jika ekosistem keberangkatan sudah tertata sejak awal, maka perlindungan terhadap mereka di negara tujuan akan jauh lebih kuat,” ujar Luthfi.

​Senjata Utama: Ekosistem Vokasi 1,2 Juta Kapasitas

​Jawa Tengah memiliki modal raksasa untuk menguasai pasar kerja internasional. Dengan infrastruktur yang mencakup Balai Latihan Kerja (BLK), SMK, hingga politeknik, Jateng mampu menampung hingga 1,2 juta peserta didik vokasi.

​Fasilitas ini akan dimaksimalkan untuk menggembleng calon PMI dalam tiga hal utama:

​Keterampilan Profesional sesuai bidang industri.

​Penguasaan Bahasa Asing negara tujuan.

​Pemahaman Budaya agar cepat beradaptasi.

​Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, mengaku takjub dengan kesiapan infrastruktur di Jateng. “Kapasitas 1,2 juta daya tampung ini adalah kabar luar biasa bagi pusat. Jawa Tengah sangat siap mengeksekusi arahan Presiden untuk mengisi sektor-sektor profesional di dunia,” pungkasnya.

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *