banner 728x250

Jalan Pulang yang Ramah: Mudik Gratis Jateng Jadi Oase bagi Difabel

  • Bagikan

AMKMedianews.com, Jakarta – Haru dan bahagia mewarnai keberangkatan ribuan pemudik dalam program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Senin (16/3/2026). Tahun ini, program tersebut dinilai semakin inklusif karena memberikan ruang yang lebih luas dan nyaman bagi penyandang disabilitas.

​Agus, seorang tunanetra yang mengadu nasib di Jakarta, menjadi salah satu saksi hidup betapa berartinya program ini. Di tengah kesibukannya bekerja serabutan mulai dari memijat hingga mencuci sprei, ongkos pulang ke Solo sering kali menjadi momok yang berat.​”Senang sekali bisa ikut. Kabar mudik gratis yang saya dengar di radio ternyata benar. Ini sangat membantu perantau kecil seperti saya,” ujar Agus dengan raut wajah sumringah.

​Layanan Prima untuk Kelompok Rentan

​Kenyamanan yang dirasakan Agus bukan tanpa alasan. Pemprov Jateng melalui Badan Penghubung memberikan prioritas pendaftaran serta pendampingan langsung oleh petugas dari lokasi pemberangkatan hingga ke dalam bus.

​Hal senada diungkapkan Sugiyanto (44), pemudik asal Boyolali yang juga penyandang difabel. Ia memuji langkah pemerintah yang terus memperbaiki fasilitas bagi kelompok rentan dari tahun ke tahun.​”Layanannya memuaskan. Teman-teman difabel dan lansia benar-benar diprioritaskan. Bus yang disediakan juga nyaman dan ramah untuk kami,” jelas Sugiyanto.

​Harapan Penambahan Armada

​Meskipun berjalan sukses, tingginya harga tiket angkutan umum reguler membuat peminat program ini melonjak tajam. Sejumlah pengurus paguyuban perantau dari Batang dan Banjarnegara mencatat bahwa masih banyak warga yang mengantre namun belum tertampung.“Antusiasme warga luar biasa, terutama dari kalangan pekerja informal seperti pengemudi ojek online, pedagang, dan buruh harian. Kami berharap kuota armada bus bisa ditambah lagi di masa mendatang,” ungkap Sugeng Afrianto dari Paguyuban Banjarnegara.

​Pesan Keselamatan dari Gubernur

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang melepas langsung keberangkatan para pemudik, menegaskan komitmen pemerintah melalui slogan “Jateng Mudik Gampang, Balik Tenang”. Program ini diharapkan tidak hanya memudahkan warga pulang kampung, tetapi juga menjamin mereka kembali ke perantauan dengan perasaan tenang dan aman.

​Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat menengah ke bawah dan kelompok disabilitas terus diperkuat, memastikan tradisi mudik tetap bisa dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali.**( Joko Longkeyang).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *