banner 728x250

Dramatis! Satu Pendaki Selamat, Forkopimda Pemalang All-Out Cari Rekannya yang Masih Hilang

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmen penuh dalam misi penyelamatan pendaki yang hilang di Gunung Slamet. Pada Kamis (1/1/2026), rombongan yang dipimpin oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dan Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Muhammad Arif, turun langsung memantau perkembangan di Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan. Kehadiran para pimpinan daerah ini bertujuan untuk mengawal langsung operasi SAR gabungan serta memberikan dukungan logistik dan moril bagi para relawan yang tengah berjuang di atas gunung.

Satu Pendaki Berhasil Dievakuasi dari Puncak
Insiden bermula saat dua pemuda asal Magelang melakukan pendakian cepat (tektok) pada Sabtu (27/12/2025) malam. Namun, rencana mereka untuk kembali pada Minggu sore meleset, memicu kekhawatiran pihak keluarga dan pengelola basecamp.

Kerja keras tim SAR membuahkan hasil sebagian pada Selasa pagi, saat Himawan Choidar Bahan berhasil ditemukan di area antara Pos 9 hingga puncak. Himawan ditemukan dalam kondisi lemas dan kedinginan hebat akibat kehabisan perbekalan. Tim medis segera mengevakuasinya ke bawah untuk mendapatkan perawatan intensif.
Namun, fokus kini beralih pada pencarian rekan korban, Syafiq Ridhan Ali Razan, yang hingga detik ini masih dinyatakan hilang.

Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Muhammad Arif, menegaskan bahwa pencarian terus dilakukan dengan ketelitian tinggi meskipun harus berkejaran dengan waktu.”Penyelamatan nyawa manusia adalah prioritas tertinggi. Seluruh SOP sudah kita jalankan, namun kewaspadaan tim di lapangan tetap harus ditingkatkan. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar saudara Syafiq segera ditemukan dalam kondisi sehat,” ujar Dandim di sela-sela pemantauan.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan Bupati Anom Widiyantoro memberikan apresiasi mendalam bagi para relawan, PMI, dan Basarnas yang tak kenal lelah menyisir lereng Slamet. Sebagai bentuk dukungan, Forkopimda juga memberikan santunan kepada para pihak yang terlibat dalam misi ini.

Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar sistem keamanan pendakian ke depannya semakin solid, demi menjamin kenyamanan dan keselamatan para pecinta alam.**( Rangga Firrera)

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *