banner 728x250

Camat Pemalang Buka Musrenbang Kecamatan Tahun 2026

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Kabar kurang sedap menyelimuti perencanaan pembangunan desa di wilayah Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Di tengah upaya mendongkrak ekonomi melalui pariwisata dan UMKM, realokasi anggaran menjadi tantangan pelik. Dana Desa yang diharapkan menjadi tulang punggung pembangunan justru dilaporkan mengalami penyusutan drastis hingga 70 persen.

​Hal tersebut menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pemalang yang dihelat di Pendopo Kecamatan, Selasa (3/2/2026). Forum ini menjadi wadah krusial bagi jajaran Forkopimcam, Anggota DPRD Dapil 1, serta para kepala desa untuk merumuskan ulang skala prioritas wilayah.

​Camat Pemalang, Prasetyo Widyatmoko, S.IP., mengungkapkan bahwa penurunan anggaran yang signifikan memaksa pemerintah desa mengubah arah kebijakan. Jika sebelumnya pembangunan fisik mendominasi, tahun 2026 akan menjadi tahun penguatan sumber daya manusia.​”Kita harus realistis. Dengan penurunan dana desa sebesar 70 persen, pembangunan fisik pasti terkendala. Maka, arah kompas pembangunan tahun ini digeser untuk pemberdayaan masyarakat dan percepatan penurunan angka stunting,” tegas Prasetyo di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda yang hadir.

​Selain persoalan anggaran, Prasetyo juga memaparkan data evaluasi yang cukup mengkhawatirkan. Indeks Pembangunan Wilayah Kecamatan (IPWK) Pemalang tercatat turun dari angka 1,595 menjadi 1,449. Kondisi ini menuntut efisiensi ketat terhadap penggunaan pagu anggaran yang pada periode sebelumnya mencapai Rp1,52 miliar.

​Meski demikian, gairah untuk mengembangkan pariwisata terintegrasi serta industri pertanian dan perikanan tetap diupayakan masuk dalam kerangka rencana kerja. Berdasarkan hasil pra-Musrenbang, telah disepakati 6 kegiatan fisik dan 2 kegiatan non-fisik yang dinilai paling mendesak untuk dieksekusi pada 2026 mendatang.

​Dukungan pun datang dari kursi legislatif. Perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Pemalang yang hadir meminta agar kesepakatan prioritas ini dijaga bersama. Harapannya, meskipun dengan keterbatasan dana, hasil pembangunan tetap dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.( Joko Longkeyang)

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *