banner 728x250

Bupati Anom: Nuzulul Qur’an Momen Perkuat Empati Sosial

  • Bagikan
Iklan Banner Horizontal

AMKMedianews.com, Pemalang – Peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Pemalang berlangsung khidmat. Bertempat di Masjid Agung Nurul Kalam, Jumat malam (6/3/2026), Pemerintah Kabupaten Pemalang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi mengimplementasikan nilai-nilainya dalam bentuk kepedulian nyata.

​Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam sambutannya menegaskan bahwa malam turunnya mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW tersebut merupakan waktu yang penuh berkah. Ia berharap umat Islam dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai navigator dalam menghadapi dinamika zaman yang penuh tantangan.​”Al-Qur’an adalah petunjuk abadi. Kami berharap di malam yang istimewa ini, kita semua mendapatkan hidayah agar Al-Qur’an benar-benar menjadi panduan hidup yang melandasi setiap tindakan kita sehari-hari,” ungkap Bupati Anom.

​Di hadapan ratusan jamaah, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas ibadah. Menurutnya, kekhusyukan adalah kunci utama untuk meraih keberkahan Ramadhan, terutama di tengah berbagai persoalan dunia yang kian kompleks.​”Semoga ibadah kita tahun ini mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda dari Allah SWT, sesuatu yang tidak bisa kita raih di bulan-bulan lainnya,” tambahnya.

​Poin krusial yang disampaikan Bupati Anom adalah mengenai ukhuwah Islamiyah. Ia menekankan bahwa rasa persaudaraan harus berbanding lurus dengan solidaritas sosial. Bupati mengajak masyarakat untuk membuka mata terhadap penderitaan sesama yang sedang tertimpa bencana.​”Solidaritas kita diuji hari ini. Melalui semangat persaudaraan yang diajarkan Al-Qur’an, kita harus mampu menumbuhkan kepedulian sosial guna membantu saudara-saudara kita yang sedang berduka karena musibah,” tutur Anom dengan nada penuh empati.

​Ketua Panitia, Ustaz Saman Al Farisi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati, Wakil Bupati Nurkholes, serta jajaran Forkopimda yang turut hadir membaur bersama jamaah. Ia menegaskan kembali bahwa Al-Qur’an adalah wahyu yang menjadi kompas kebenaran bagi seluruh umat manusia.

​Acara yang berlangsung religius ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Pemalang.**( Joko Longkeyang).

Iklan Iklan Iklan Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *