PEMALANG|amkmedianewa.com – Pemerintah Desa Mejagong menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rukun Santosa untuk Tahun Buku 2025. Acara yang berlangsung di Aula Balai Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang ini menjadi momentum penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi tata kelola usaha desa, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya Camat Randudongkal yang diwakili oleh H. Muslih, perwakilan Danramil, perwakilan Kapolsek, Pendamping Desa Bondan, serta Penjabat (PJ) Kepala Desa Mejagong, Jumali. Turut hadir pula Ketua BUMDes Rukun Santosa, Kartono, beserta jajaran pengurus, BPD, Ketua TP PKK Desa, perwakilan RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda desa setempat.
Dalam laporannya, Ketua BUMDes Rukun Santosa, Kartono, memaparkan progres usaha yang dijalankan selama satu tahun terakhir. Fokus utama BUMDes saat ini adalah pengelolaan budidaya telur puyuh. Usaha ini dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang stabil dan mampu melibatkan sumber daya lokal dalam proses produksinya.
H. Muslih, yang hadir mewakili Camat Randudongkal, menekankan pentingnya forum Musdes sebagai landasan hukum dan pengambilan keputusan tertinggi di tingkat desa. Ia berharap BUMDes Rukun Santosa tidak hanya sekadar berjalan, tetapi mampu berkembang pesat menjadi motor penggerak ekonomi.
“Musdes adalah forum tertinggi dalam menentukan keputusan. Harapannya, BUMDes Rukun Santosa ke depan bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang signifikan dan terus berbenah agar manajemennya menjadi lebih baik lagi,” ujar H. Muslih dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, PJ Kepala Desa Mejagong, Jumali, mengajak seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk memberikan masukan yang konstruktif. Menurutnya, keberhasilan BUMDes tidak hanya bergantung pada pengurus, tetapi juga pada dukungan dan pengawasan dari warga.
“Masukan dan saran dari para hadirin sekalian sangat penting demi kemajuan BUMDes kita. Kami ingin unit usaha telur puyuh ini dan unit-unit lainnya nanti benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Mejagong,” pungkas Jumali.
Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait laporan keuangan serta rencana kerja BUMDes untuk tahun buku mendatang. Dengan terlaksananya Musdes ini, BUMDes Rukun Santosa diharapkan dapat semakin profesional dalam mengelola potensi desa demi kesejahteraan warga Mejagong. M.Sulton
Beranda
Berita Utama
Transparansi Tata Kelola: BUMDes Rukun Santosa Mejagong Gelar Musdes Pertanggungjawaban Tahun Buku 2025
Transparansi Tata Kelola: BUMDes Rukun Santosa Mejagong Gelar Musdes Pertanggungjawaban Tahun Buku 2025















